Review Korean Drama Wise Prison Life Episode 9

Not allowed to copy and repost these Little Thing's (ndyra.blogspot.com) posts to other site

<<Sebelumnya: Wise Prison Life Episode 8

Credit: tvN

Wise Prison Life Episode 9

Nggak tahu sampai kapan perbedaan episode ganjil-genap ini terasa mencolok buat saya haha. Yang jelas sampai sekarang feelnya masih sama untuk episode ganjil ini. Wise Prison Life episode 9 padahal banyak Joon Ho nya juga dan lebih dalam membahas karakternya. Tapi kok ya datar aja 😐 

Dan saya kira capture gambar saya udah dikit banget karena nggak begitu suka episodenya tapi tetep aja puluhan. LOL. Selain sebagai alat bantu bikin review, adegan-adegan manis dan unik soalnya ikut saya capture jadi wajar sih jadi bejibun. Hmmmm kepikiran bikin video...mangga atuh yang mau join, komen aja di kolom komentar nanti videonya saya publish juga di sini. Lumayan nih yang baca wpl. Episode 1 aja sih yang bejibun wkwkwkwk. Episode selanjutnya nggak sebanyak reader Wise Prison Life episode 1😂

Oke. Jadi pagi di sel tahanan, dimulai dengan olahraga. Jae Hyuk seperti biasa latihan angkat beban. Kaist Jung, Dong Cheol ahjussi menirunya dan mengajak Min Chul ahjussi ikutan juga. Han yang mah nyoba gaya push up seperti biasa tapi malah jatuh dan dilanjutkan dengan menarik bantal dan selimutnya kembali hahahahaha. Sementara itu Go baksa terduduk sendiri di pojok. Kita tahu ceritanya nanti ya😎

Bagian lucu waktu olahraga pagi itu adalah jae Hyuk yang coba meniru gerakan kapten Yoo untuk mengombinasi gerakan push up dengan tepuk tangan, malah berakhir jatuh karena ia tak bisa gerakan kombinasi itu. LOL. Kaist Jung ahjussi jelas tertawa. Kalau kata Joon Deol, adik Joon Ho mah, nggak ada orang yang bisa semuanya. Jae Hyuk mungkin pintar jadi pitcher hebat, tapi tidak untuk hal itu. Ah...dia bahkan nggak bisa bikin furniture hahahaha. Petugas Shim yang bertugas di sana sampai terhean-heran. Bikin tempat alat tulis yang diletakkan di meja...terlalu kecil...terlalu besar....Laci kayu buatannya saja disenggol sedikit sudah lepas tuh kaki lacinya. Ealah. Makanya sejak Jae Hyuk jadi ketua di Pabrik, efisiensi kerja jadi berkurang. Barang lebih sedikit yang diproduksi. Jae Hyuk tidak bisa mengatasi kekurangannya apalagi kekurangan orang lain. Seperti Min Sung yang terlalu perfeksionis dalam ebkerja sampai bingung sendiri ngeliat dia haha. 

Singkat cerita ketua Pabrik diamanatkan pada Go baksa. Sayangnya, di awal-awal Go baksa lagi banyak pikiran. Pendiam dan malam mimpi buruk. Ia tak turut andil menangani Min Sung yang juga kebingungan dengan sisi perfeksionisnya dalam menata peminjaman alat di Pabrik. Ia mencatat setiap alat dan peminjam alat tersebut. Sampai alat-alatnya saja ia lupa taruh di mana. Antrian pun panjang mengular menunggunya menyelsaikan 1 pekerjaan: mencatat dan mencari alat untuk diebrkan pada si peminjam. Untung sih nggak lama-lama, karena setelah pembicaraan dengan Min Chul ahussi (setelah ia menemukan surat dari bos Go baksa yang memintanya bertanggung jawab lagi atas masalah perusahaan yang baru. Awwwww Min Chul ahjussi perhatian) membuahkan solusi.

WKWKWKWK. Dasar Petugas Paeng terlalu baik ya!!! Min Chul ahjussi bilang mau keluar, dikasih.  Walaupun sempat kesal, dikira hotel apa, minta ini itu bisa. Hahahahaha. Lha kok adegan kemudian malah diliatin dia yang ngasih rokok plus pemantik yang ia masukkan di bungkus roti (padahal nggak boleh, tapi petugas Paeng mah peka banget soal ginian. Ia juga pintar menebak kalau mungkin catatan petugas malam yang hilang di waktu kematian Kopral Park-kasus kapten Yoo terkait dengan kebenaran pembunuhan malam itu)😁😁😁 Petugas Paeng juga yang merekam pernyataan Manager Do, manager perusahaan Go baksa yang menginginkan 'pertanggung jawaban' Go baksa lagi (sampai bela-belain jongkok dengan kaki tertekuk biar nggak kelihatan di kantor). Itu padahal petugas Paeng kelihatan nguping aja waktu mereka mendiskuiskan solusi untuk Go baksa, tapi Jae Hyuk dan Min Chul ahjussi udah tahu petugas Paeng akan membantu mereka. Duh...mereka ini keluarga yang terpisah ya? Ngerembukin masalah Go baksa aja serius amat haha. Jae Hyuk di sini udah pinter kalau melawan orang licik seperti Manager Do dan direktur harus pakai cara licik juga, makanya tanya Kaist Jung. Kok saya bangga ya sama kalian?^^

Kapten Yoo di sini pun mulai luwes. Ketika ditanya apa yang ingin dibuatkan Kaist Jung untuknya oleh Han Yang, ia menjawab Americano. Meski Kaist Jung kemudian tampak kesal dengan permintaaanya dan kapten Yoo juga jadi nggak nyaman dan balik kesal ke Han Yang wkwkwkwk. Ia juga membantu memegangi kaki Jae Hyuk yang melakukan gerakan sit up. 

Han Yang seperti biasa kedinginan di malam hari meski sudah berselimut dan bergeser ke arah Kapten Yoo untuk menarik selimutnya ke arahnya juga. Tapi kapten Yoo selalu menepisnya dan Han Yang beralih ke Jae Hyuk yang malam itu balik memeluknya. LOL. Mereka berpelukan coba! Dasar kakak adik! >.< Ketika Kaist Jung membagi stok belanjaan hari itu, ia sempat akan berbuat curang sehingga Han Yang berbisik mengumpati Kaist Jung ke Jae Hyuk. Jae Hyuk yang polos ditanya apa yang dibisikkan Han Yang, meniru gaya Han Yang bicara (dengan suara kecil yang cute banget HAHAHA) ke Kaist Jung. Han Yang kayaknya kangen dipukul Kais Jung LOL dan mereka bertengkar lagi. Jae Hyuk dan Min Chul ahjussi selalu berusaha melerai mereka. Sementara kali ini Go baksa ke kamar mandi dan kapten Yoo memilih menyingkir menyimpan barang-barang yang dibagi sebelumnya.

Hihihi oh ya, di drama ini juga ditunjukin kalau di sayap-sayap tertentu penjara Seobu, ada Soji yang berbeda. Di tempat petugas Paeng ada Soji yang bertubuh gempal, di tempat Joon Ho ada lagi yang beda, suaranya lebih halus kalau ngumumin makanan datang. Haha. Saya kira Sojinya ganti waktu ditunjukin di awal episode. Haha. Soji kan ikonik bisa kangen ntar yang nonton.

Di episode ini adalah bagian ceritanya Joon Ho. Mulanya penonton diperlihatkan bagaimana Joon Ho yang di mata petugas Paeng, kadang kata tak sesuai dengan tindakan. Bilangnya mungkin nanti akan ia lihat/pertimbangkan, tapi diajak ke mana gitu, Joon Ho nggak hadir biasanya. Makanya petugas Paeng nggak suka. Lalu petugas Song menimpali, bagaimana dengan dirinya? Apakah petugas Paeng menyukainya? Petugas Paeng sih tersenyum menjawab suka. Dibalas pula oleh petugas Song. Tapi tentu penonton tahu bagaimana di episode yang lalu-lalu petugas Paeng malah meminta Joon Ho menggantikan petugas Song yang banyak bicara dan membuat telinganya bising haha. Ini beneran berubah atau sekedar bikin hati petugas Song seneng sih? 😅😅😅

Joon Ho itu orangnya mudah tersentuh. Bisa kelihatan di awal episode juga, ketika kepala penjara yang dulu tempatnya bertugas pertama menyelamatkan seorang yang bunuh diri, ia sudah trenyuh. Ternyata saat ia kuliah dan sempat bertemu Joon Ho, Jae Hyuk langsung menyapanya dan membuat seniornya di klub baseball juga menyapa Joon Ho. Hal inilah yang membuat Joon Ho sampai masih menyimpan foto saat mereka bersama waktu itu dan sengaja ia jadikan wallpaper ponselnya. 

Kalau di episode ini, ia melihat preman yang meniru gaya pincang pendeta yang baru masuk penjara, darahnya langsung mendidih dan menendang keras preman bertubuh besar tersebut jatuh terlempar salah satu pintu teralis penjara. Woa...

Joon Ho mah bisa banyak hal ya. Dari baseball, belajar sampai kampus dimatiin lampunya, sampai jadi sipir penjara dan masih mau ikut ujian pns lagi? Dia sungguh orang yang pekerja keras hingga selalu menyesal untuk hal lebih besar yang terlewat darinya. Termasuk bisnisnya di waktu kuliah dulu yang sempat ia lepaskan dan berujung menggurita sekarang. 

Eh. Saya baru tahu yang menyaksikan pembunuhan kopral Park malam itu tuh semua orang sekamar. Di epsiode sebelumnya nggak diliatin... Wuih. Pasti ngerasa bersalah banget ya yang nggak bisa ngomong di pengadilan militer.

Selanjutnya: Wise Prison Life Episode 10

Artikel terkait

Comments