Review Korean Drama Wise Prison Life Episode 8

Not allowed to copy and repost these Little Thing's (ndyra.blogspot.com) posts to other site



Credit: tvN

Selalu. Saya seperti selalu lebih tertarik dengan episode genap drama ini dibanding episode ganjilnya. tapi bukan berarti episode ganjil drama biasa saja atau kurang seru. Buat saya episode ganjil drama terkesan lebih tenang hehe. 

Oke. Jadi drama ini membahas kisah lain di episode 8 dan karena waktu nonton dan penulisan review ini berjarak cukup jauh, jadinya agak lupa-lupa dikit (Maaf kali ini pun kayaknya bakal singkat bahasannya). Screencapture yang saya buat sebelumnyalah yang membantu saya mengingatnya hihi. Lucu. Cuma lihat capturenya aja bisa tersenyum, membayangkan apa yang terjadi kemarin. 

Awal episode menceritakan bagaimana Go baksa, dipanggil dokter Go (bukan dokter sebagai profesi seperti yang saya kira awalnya, tapi seperti tingkat pendidikan yang tinggi?) sakit perut hebat dan diperlihatkan masa lalunya sebelum dipenjara. Di episode-episode pertama, ketika Jae Hyuk baru pindah sel, mereka menyindir Go baksa yang sering bicara tentang aduan tapi justru masuk penjara karena mencuri uang yang sangat banyak dari perusahaan. Nyatanya semua itu ternyata hanya salah paham.

Go baksa diminta oleh bosnya untuk menjadi kambing hitam suatu kesalahan perusahaan. Go baksa yang bekerja di tim hukum dan juga punya andil dalam proyek tersebut tentu tak bisa menyetujui langsung, tapi setelah tawaran gaji yang akan terus ditransfer jikapun Go baksa kalah di persidangan, membuat Go baksa terpaksa mengiyakan. Kayaknya ada andil dirinya disentil sebagai pegawai yang setia juga bagi perusahaan. Huhuuuuu. 

Kini di penjara Go baksa malah kesakitan. Terkena penyakit saluran kencing membuatnya sering tak tidur nyenyak dan menjerit keras dalam sel. Mulanya dikira Kim Min Chul ahjussi itu karena Go baksa mimpi buruk atau terkena usus buntu, tapi Han yang yang sekolah farmasi dan emang cerdas😆 melihat di mana Go baksa biasa memegangi perutnya yang kesakitan membuatnya tahu itu bukan usus buntu. Gemes banget sama anak ini^^

Sayangnya Go baksa juga nggak bicara soal penyakitnya setelah ia dirujuk ke klinik. Petugas Paeng sampai gemas. Singkat cerita, karena tak tahan lagi dengan sakitnya, Go baksa dibawa ke RS untuk diperiksa. Ia dianjurkan minum banyak untuk menghancurkan batunya tanpa operasi yang mungkin tak dapat izin dari wakil Na karena memakan biaya yang tak sedikit. 

Di hari terakhirnya di rumah sakit, Go baksa yang menerima surat dari atasannya dulu, memintanya kembali bertanggungjawab atas kasus baru perusahaan dan berjanji membayar 3 kali lipat, dibuat terharu oleh kebaikan Petugas Paeng yang membelikannya makanan enak dari luar RS. 😭😭😭 Aaaaaaaaa...makasih buat yang bikin Jung Woong In nerima karakter super baik hati macam begini! Dia bahkan diperlihatkan tengah makan mie ramen dan memberi pelanggan lain tempat duduknya setelah selesai makan di minimarket, sementara Go baksa makan enak di kamarnya. 

Petugas Paeng beneran deh. Saat kapten Yoo bilang ingin americano, kopi yang agak pahit, ia bahkan dengan sabar memisahkan gula dari kopi instan bubuk yang ia punya di tempat jaganya. Apa-apaan coba?!!! Meski dia sering bising dengan teriakan Soji dan memarahinya...ataupun sering mengeluhkan anak-anak di tahanan, tapi ia selalu terbuka dengan cerita mereka. Perhatian pula. Mungkin masa lalunya akan diperlihatkan di ending biar tambah menyentuh wkwk.

Tentang kapten Yoo, di episode ini sudah ketahuan kalau ketua Oh-lah sebenarnya sering membully kopral Park hingga meninggal. Bukan kapten Yoo seperti yang dituduhkan. Kapten Yoo menceritakan ini ke petugas Paeng, bagaimana ketua Oh yang anak teman atasan mereka, jadi sulit dicekal meski ketahuan berbuat salah-membully kopral Park. Tak ada yang berani melaporkannya. Hhhh, ada nih kayaknya kelanjutan ceritanya di episode 9. Cukup panjang ya?

Bagian lucu episode datang dari Joon Ho yang makan bareng Jae Hee setelah kencan butanya ternyata diketahui malah suka sama adiknya hahahahahahaha. Jangan bilang ini akal-akalannya Jeon Dool, adik Joon Ho semata biar Joon Ho kesel😂

Joon Ho yang batal kencan buta pun makan di resto sehat tempat Jae Hee bekerja dan makan makanan sedikit garam. Meski Joon Ho minta diambilkan garam, Jae Hee beralasan sungkan. Apalagi garamnya di dapur dan ada koki yang memasak makanan mereka di dekat mereka duduk. LOL. Joon Ho berakhir memasukkan ibu jarinya ke mulut, merasakan jarinya sendiri dan memakan bubuk cabai bungkusan setelah pulang dari sana haha. 

Ah ya, Joon Ho yang sebenarnya nggak niat nganter Jae Hee pulang, jadi duduk di samping kursi bus Jae Hee setelah melihat orang mabuk yang juga ada di bus tersebut. Wkwk. Sayang sebagai adek atau lebih nih?

Ada lagi cerita mengharukan lain dari Jae Hyuk. Ia yang melihat Kim Min Sung (Shin Jae Ha), rekannya di pabrik furniture mencoba bunuh diri dan harus dijaga petugas di sana, menawarkan diri untuk tidur di sana menemani Kim Min Sung. Kim Min Sung seorang yang bekerja keras untuk ujian pegawai negeri. Sampai suatu saat bosnya menelepon di saat larut malam, memintanya membawakan dompet yang tertinggal di lokasi proyek. Kim Min Sung diminta mengendarai truk alih-alih naik bus yang memang tak ada di jam itu. Kim Min Sung yang terkantuk-kantuk selama perjalanan lalu tak melihat ada orang yang menyebrang. Sang korban meninggal. Dan awal kehidupan Min Sung di penjara dimulai.

Min Sung sudah mengajukan permohonan keluar penjara dini dengan berbagai apresiasi dari perbuatan baik dan kerja kerasnya selama di penjara, sayang wakil Na tak lantas mengizinkannya. Wakil Na berdalih tak ada waktu yang cukup untuk mengecek semua berkas tersebut. Jae Hyuk yang tahu hal ini tak menyangka, keputusan Na memicu Min Sung bunuh diri. Adik Min Sung sengaja mengudur pernikahannya bulan depan tepat saat perkiraan Min SUng keluar penjara, tapi rencana itu terancam batal. Jae Hyuk kemudian meminta bantuan Joon Ho lagi.

Jae Hyuk minta diambilkan berkas Min Sung dan meminta wakil Na mereviewnya dengan imbalan akan memberi sumbangan ke penjara. Jae Hyuk tahu tindakannya mungkin memberi efek. Peka sekali. Pada Min Sung, ia memberi motivasi. Semua sudah bekerja keras. Sama sepertinya yang untuk masuk klub saja harus berusaha maksimal menggunakan tangan kirinya melemparkan bola cepat. Tangannya sampai jadi kasar tak pernah menyerah melempar bola selama dilihat oleh pelatih klub. Perjuangannya beebuah manis. Ia yang berusaha lain dari yang lain, menggunakan tangan kiri sebagai pitcher baseball, diterima oleh pelatih klub.

Dan yap! Kali ini pun setelah berlatih tak kenal lelah meski malam hari mengundang kantuk, Jae Hyuk yang awalnya kesemua bolanya berhasil dengan mudah dibuat home run oleh rekan satu selnya (bahkan Han Yang!!!), berhasil menembak keras hingga menembus kertas (?) papan sasaran. 

Jae Hyuk yang baik hati membantu banyak orang (hingga kapten Yoo mengira Jae Hyuk seperti ditakdirkan di penjara. Seolah menerima hukumannya di penjara. Padahal kata Jae Hyuk, beginilah  caranya agar ia bisa hidup. Percuma seperti kapten Yoo yang terus tak terima dan selalu ketus😊), walau sulit menulis ejaan yang tepat untuk surat permintaan pemindahan Go baksa ke rumah sakit (ini syarat dari wakil Na: semua penghuni sel harus menulis untuk Go baksa kalau mau Go baksa diperiksa di RS), ia selalu mendapat senyuman di akhir episode.

Saya suka pakaian penjara musim panas mereka yang berelngan pendek dan lebih muda warnanya.

Han Yang bisa juga bercanda hahahaha. "Ia datang!" serunya. Dikira Kim jae Hyuk yang lagi latihan tangan tuh wakil Na haha. Udah kalang kabut nyari tempat persembunyian, terus Han Yang nyeletuk, "Petugas Paeng yang datang." Eaaaaa. Mana dia juga ikutan marah sama kapten Yoo yang kelihatannya nggak nulis surat buat Go baksa. padahal kapten Yoo malah ngasih surat langsung ke Petugas Paeng. LOL. Biar nggak malu?

Di sini diliatin bagaimana bos yang mereka anggap baik ternyata nggak setia kawan. Bos Go baksa yang dikasih hati mintanya malah jantung...Bos Kim Min Sung yang sudah dibelain keluar malem gitu malah membantah tak menyuruh Kim Min Sung keluar. Artinya ia menjebloskan Kim Min Sung sendiri ke penjara, tak mau ikut campur. Sigh...

Artikel terkait

Comments