Review Korean Drama Wise Prison Life Episode 12

Not allowed to copy and repost these Little Thing's (ndyra.blogspot.com) Posts to other site



Credit: tvN

Wise Prison Life Episode 12

Hahahahahahaha saya baru bisa ngakak di sini lagi mulai awal episode tanpa Ddolman di sel!!! Dasar ya mereka itu...college pic saya sampai nggak cukup 😏(tapi sekarang udah ada yang bikin sinop drama ini, mangga yang mau baca di sana^^). 

Seperti yang saya katakan... pagi hari yang tenang di sel kali ini. Han Yang meski kelihatannya nyaman berbaring dengan selimutnya, ia tampak menggigil dan sakit. Sementara di sebelahnya Jung Woo membersihkan lantai dengan lap memandangnya heran, Kaist Jung mencuci dengan tangan satu karena tangannya yang lain memegangi rokoknya yang tengah ia hisap, dan Min Chul ahjussi sendiri membaca buku. Ketenangan mulai terusik saat tiba-tiba Han Yang muntah ke tempat cucian pakaian Kaist Jung di wastafel. LOLOLOL. Tapi berbeda kali ini reaksi Min Chul ahjussi dan Jung Woo, yang berusaha mencegah pembalasan Kaist Jung pada Han Yang. Han Yang sedang sakit kata mereka. Hihi so sweet... 

Oh ya, ada adegan Jae Hyuk makan mie ramen dengan bbeobja langsung dari bungkusnya wkwkwkwk. Itu macam mie sak*** yang dijual kaki lima buat anak sekolah! Saya baru tahu mereka juga begini. Makan mie kuah dari bungkus plastiknya (iya, plastik! bukan cup lho. nggak salah baca kok).

Kasihan Han Yang. Itu memang efek penghentian obatnya. Bahkan di cuaca panas begini Han Yang justru merasa kedinginan (tapi ia tak ingin Min Chul ahjussi mengkhawatirkannya). Sayang, ia malah mendapat acuhnya Jung Woo yag masih nggak mau memberi pahanya sebagai alas tidur haha. Nggak kayak Jae Hyuk😎

Di tempat lain, ada Ddolman yang ckck saya nggak nyangka dia bisanya ngambil hp penjaga yang mendampinginya (tentu ketika pemiliknya keluar) untuk ia gunakan browsing hal terlarang bagi seorang atlit. Kan tangan kanannya aja tuh yang diborgolkan ke samping ranjang yang bisa diturunin, nah gampang mah tangan kanannya yang bebas meraih ponsel tersebut. Segitunya usahanya untuk menjatuhkan Jae Hyuk😐 

Singkat cerita, ketemulah Ddolman kalau seorang atlit tak boleh mengonsumsi steroid, salah satu jenis doping yang jelas dilarang dalam kompetisi. Kebetulan Soji terkena alergi dan tinggal di bagian penjara yang sama dengannya. Penjara medis. Maklum... Ddolman belum sembuh dari efek pukulannya Jae Hyuk😄 Ia lalu mengancam Soji dengan silet kecil (sigh!) saat berkunjung ke sel individunya untuk memberi steroid pada Jae Hyuk. Soji tak terima dengan tegas awalnya. Ia tahu Jae Hyuk tak akan menerimanya. Namun ketika ancaman berubah jadi tawaran uang, Soji berbalik kembali pada Ddolman. O.ow! 

Semua orang menyangka Soji orang yang tak akan melakukan hal seperti ini setelah mengenalnya bertahun-tahun. Namun lihat...ketika tak ada satupun dalam sel, obat gastritis Jae Hyuk malah sudah berganti dengan steroid. Miriiiiiiiiip banget obatnya, tapi dengan sekali lihat, Han Yang sudah bisa mengenalinya. UWAAAAAAAA The Genius!!!

Jae Hyuk sampai disuruh makan makanan yang ia beli saja (setelah sebelumnya Soji nawarin vitamin buat Jae Hyuk). Jangan sampai makan makanan penjara. Takut dicampur apa-apa sama Soji. Emang penjara ini nggak ada yang baik wkwk. Mereka bicara gitu sambil makan dan Kaist Jung pas lagi pegang cabe ijo yang sudah ia gigit ketika Han yang kembali mengoreksi cadelnya. Kaist Jung kesal dan menggosokkan cabe tersebut vertikal dari dahi melewati mata Han Yang. HAHAHAHAHA. Kepedesan laaaaaaaah si Han yang sampai teriak-teriak. Tapi dasar anak-anak, Han Yang juga bales menggosokkan salep rollnya yang panas ke wajah Han Yang. Mereka bertengkar lucu sekali sperti biasa dan kali ini Jae Hyuk ada temennya menyelamatkan meja makan bersama Min Chul ahjussi dan Jung Woo. Hihi.

Mereka pindah meja makan itu ke pinggir dekat jendela yang terhubung ke luar penjara. Ngobrol dengan nyaman, karena baik Jae Hyuk dan Jung Woo mampu secara lihai menangkap segala lemparan benda efek pertengkaran Kaist Jung dan Han Yang ke arah mereka. Hingga perbincangan mereka terhenti saat kepala Min Chul ahjussi terlempari kursi kecil. DUAKKKKK! Hahahahaha saya nggak kuat ngeliatnya waktu itu karena aiiiiiiiiih pasti sakit banget ^^ (tapi kenapa ketawa sih sayanya? >.<) Min Chul ahjussi nggak tahan sama dua anak itu dan minta Jae Hyuk mengambilkan kapaknya😁

Lain Kaist Jung-Han Yang, lain pula Jung Woo-Han Yang. Seolah tak lelah menggoda Kaist Jung, Han Yang kembali memancing Jung Woo yang bersihaaaaaaaaaan banget orangnya. Hihi jadi satu sel itu dulu pengalaman sama Go baksa yang kayak Jung Woo gini. Tapi mereka nggak nyangka bakal dapet yang sama lagi kayak Go baksa haha. Perfeksionisnya tentang kebersihan. Sampai wastafel setelah mencuci harus bersih, termasuk penggosok cuci piringnya. Ia jemur lho di jendela itu biar kena panas. Aigu.

Usut punya usut ternyata ortu Jung Woo orang nggak punya. Mereka kerja sebagai tukang laundry. Ia dan kakaknya harus berjuang kerja sendiri untuk membiayai kehidupan mereka tanpa meminta orang tua. Dan yah, ia dan kakaknya bisa bersekolah tinggi dengan usaha tersebut. Kakak ipar Jung Woo bahkan kembali tinggal di rumah orang tuanya karena rumah kakaknya dijual untuk keperluan persidangan ulang Jung Woo. 

Untungnya sih, lawan mereka Senator Oh lagi apes, ketahuan korupsi khalayak. Sehingga banyak saksi yang awalnya enggan bicara untuk persidangan, berubah pikiran berani mengutarakan. 

Jung Woo mungkin masih sabar waktu diolok begini oleh Han Yang. Jae Hyuk yang lagi-lagi pahanya dijadikan alas tidur Han Yang, menutup mulut Han Yang itu dan berkata kalau ini tak akan lama (Han Yang udah mau bebas), jadi Jung Woo harus bersabar. Hahahaha. Jung Woo mah ngiyain aja. Ia tersenyum Kaist Jung memujinya tampak berbeda dari luar. Tangguh. Tak seperti petugas Paeng yang dari luar saja udah kelihatan kayak penjahat. Haha. Sebenernya Kaist Jung nggak mau lanjut bagian ini, tapi dipancing Jung Woo yang ngeliat ada petugas Paeng di belakang mereka saat mengatakan ini, jadi Kaist Jung terjebak deh bilang. LOL😅😅😅

Kaist Jung berakhir dijambak rambutnya oleh petugas Paeng (ia pas duduk di bawah jendela dan petugas Paeng berdiri dekat jendela) tanpa bisa ia lihat. Hahahaha walhasil ia berteriak-teriak minta tolong, tapi ya kok ia teriak minta tolongnya malah ke petugas Paeng hahahahahaha. Ia nggak tahu sih ya kalau yang narik rambutnya itu petugas Paeng yang ia olok! Baru setelah beberapa saat (petugas Paeng nggak muncul menyelamatkannya😃), ia sadar sama yang dia omongin barusan. Maaf petugas Paeng!!! Gubrak. Jung Woo tersenyum lagi. Han Yang nggak tahu kenapa malah kesal melihatnya. Bingung saya haha. 

Oh ya, tapi Han Yang kalah di bagian berikutnya. Nggak bisa nahan emosi karena Han Yang ketangkap basah diam-diam membaca suratnya. WKWKWKWKWK. Pertengkaran mereka yang ini dahsyat sampai Min Chul ahjussi juga heran. Ini Jung Woo jadi turun level sama seperti levelnya Han Yang. Kekanakan haha. Jae Hyuk malah ngeliat mereka berdua tersenyum lho karena pas itu di penjara lagi diputerin lagu yang biasa ia denger di lapangan. HAHAHAHAHA. Ngakak to be continued...

Ada kisah lain soalnya dari Joon Dol yang ketahuan nguping sambil jongkok di dekat rekan reporter olahraga yang sedang membicarakan klub yang akan dimasuki Jae Hyuk. Ketika diajak untuk gabung nulis berita olahraga (bukannya berita lokal seperti yang sekarang ia lakukan) ia dengan pedenya berkata ia acuh dengan baseball. Padahal semua mah tahu itu topi yang dikenakannya adalah topi klub baseball Jae Hyuk!!! Joon Dol-aaaaaaaa kamu ngelawak?

Iya...ngomongin klub yang akan dimasuki Jae Hyuk, berawal dari adegan Joon Ho yang memperlihatkan ponselnya, memperlihatkan pemberitan yang terpublikasi di internet mengenai Jae Hyuk sebenarnya. Itu pas saat Joon Ho mengantar Jae Hyuk ke ruang visite untuk bertemu dengan pengacaranya membahas klub Jae Hyuk nanti. Begitu adegan tersebut selesai, penonton diberitahu bahwa Jae Hyuk ingin klub yang bisa mengontrol media. Hanya itu syaratnya ia bisa menerima sebuah klub. 

Eyyyyy, semua klub yang mendengar syarat seperti ini jadi merasa tersinggung. Seolah Jae Hyuk bisa memilih sekehendaknya karena ia punya skill. Padahal semua klub itu bahkan tak yakin pada Jae Hyuk yang bisa kembali sukses lapangan. Mereka hanya tertarik dengan kisah Jae Hyuk yang menjual. Otomatis setelah itu mereka pun mengumbar cerita ke media kalau Jae Hyuk seperti yang mereka sangka...hanya ingin menjual cerita dirinya saja. 

Di adegan berikutnya barulah penonton tahu, Jae Hyuk melakukan ini agar adiknya, berita Jae Hee tak terseret lagi ke permukaan. Awwwww. Joon Ho tahu itu, makanya sengaja meminta 2 orang (ia beralasan pada bbeobja kalau mereka adalah penggemar Jae Hyuk yang ingn melihat Jae Hyuk berlatih) untuk merekam latihan Jae Hyuk dengan kamera di dada mereka. Hahahahaha. Pinter sih! Tapi kocak mah idenya. 

Video yang terekam ini yang kemudian ia kirimkan ke klub Nexen, tempat bernaung Jae Hyuk dulu, dan diapresiasi dengan baik oleh klub. Mereka bahkan bisa menganalisis kecepatan bola dan kesungguhan Jae Hyuk. UHUY!!! Itu usaha juga lho dari Joon Ho. Kayaknya ia sampai ngelembur buat ngedit video itu agar bisa menarik di depan orang klub yang menilainya.  

Mmmmm di sini ada juga sweet scenenya Joon Ho dan Jae Hee. Joon Ho kayak bisa tahu kalau Jae Hee tuh bohong lagi ada di bioskop (apa dia tahu banget Jae Hee bakal nolak ajakan bosnya nonton? Atau bahkan ajakan nonton itu cuma akal-akalannya Jae Hee aja biar Joon Dol bilang ke Joon Ho untuk ngajakin dia nonton? Hahahahaha). Ia sengaja meminta Joon Dol (yang menyukai Jae Hee sebagai calon kakak iparnya) menggantikannya menemani petugas Song yang ia sudah janji.in akan ditemani ke RS, sehingga ia bisa nonton bareng Jae Hee. Ahahahaha. Petugas Song yang terharu ditemenin adik Joon Ho sampai memeganginya manis banget. Sementara Joon Dol langsung melepaskannya gerah.

Yang di bioskop mah (Joon Ho dan Jae Hee), pegangannya malah makin erat pake acara senyum-senyum segala di tengah kegelapan. Ecie. Btw beneran deh, Jung Kyung Ho di drama ini auranya kok keluar banget ya? Kereeeeeeeeen banget gitu bawaannya. Gesturenya...stylenya...apalagi sikapnya yang tsundere ke petugas Paeng. Ea. 

Benar. Petugas Paeng punya trauma dengan kebakaran di penjara. Dulu banyak korban kebakaran di tempatnya bekerja karena pintu penjara tak bisa dibuka. Ia sampai harus menembus api itu sendiri untuk menyelamatkan para tahanan. Dan kini saat di penjara terjadi hal yang sama, tanpa sadar ia membuka dengan cepat semua pintu tahanan. Untungnya tuh tahanan pada masih melongo nggak percaya dengan kesempatan melarikan diri yang lebar di depan mereka hahahaha. 

Petugas Paeng memang dapet hukuman karena itu, tapi untuk dikeluarkan dari sana, saya baru kali ini mendapati kepala penjara berkata tidak pada Wakil Na (selain urusan Jae Hyuk lah ya? Hihi Jae Hyuk kan pinter ngerayu big hyungnya ini :P). Petugas Paeng adalah bukti fleksibilitas ada di penjara mereka. Petugas Paeng lumrah lah nggak disukai wakil Na karena kebaikan hatinya pada beberapa tahanan. Jadi kalau tidak suka, wakil Na saja yang keluar. UYEAH! 

Saya juga suka waktu Joon Ho secara cerdik mengajak para petugas junior lain keluar dari kamar ganti untuk membiarkan petugas Paeng berganti sendiri di sana. Ia tahu petugas Paeng tak nyaman berganti pakaian dengan mereka karena ia punya bekas luka dari kebakaran tempo itu. 😊

Hal lucu lain? Kaist Jung yang nyanyi dengna suara cadel. Tebak, sarang jadi apa dong bunyinya?^^ Ada Han Yang yang diam-diam membagi jajan Jung Woo ke Jae Hyuk juga. HAHAHAHAHA. Han Yang suka mancing Jung Woo karena reaksi Jung Woo itu cepet. Asyik jadinya. Jae Hyuk mah nggak mau ikut seperti Han Yang meski Han Yang bilang, hanya ia yang akan dimarahi. Jae Hyuk berusaha menyembunyikan bukti tapi ia salah pakai diksi. Harusnya menghilangkan bukti tapi ia berkata melemahkan bukti. LOL. Han Yang dengan gaya cutenya, membungkam Jae hyuk dengan jari telunjuknya berujar, jangan bicara kalau tak tahu artinya. HAHAHAHAHAHA. I Cant with you two!!! Really... Han Yang bilang nggak apa-apa tapi jangan sampai diulangi. Terus ia berusaha berdiri, eh tahunya selimutnya nyangkut dan ia jadi terjatuh. Ealaaaaaa udah keren-keren nyampein gitu, jatuhnya juga gagal keren xD

Finger heart...finger heart di mana-mana...petugas Paeng jadi ikutan belajar bikin dengan jarinya.

***

Finger heart to you readers :) Review ini review kedua setelah My Golden Life yang populer dan akhirnya mengundang blog populer juga membuat sinopsisnya. Blog tabloiddrama kali ini yang membuat dan komentarnya Intan sebagai penulisnya nggak jauh beda sama saya. Hal ini nggak lepas dari campur tangan readers juga yang ngetik di kolom pencarian untuk nemuin review ini dan secara nggak langsung membuat review ini dilirik pihak lain. Terima kasih. 

Saya membuat review untuk sekedar mengutarakan pendapat dan beberapa poin yang saya dapat dari drama. Review ini bukan untuk mengenyampingkan bahkan menggantikan menonton dramanya, tapi sebagai menu pendampingnya saja. Jadi bisa digarisbawahi, oleh karena itu readers nggak akan dapat detail plot dari review yang saya sampaikan. Termasuk capture gambar per scene. 

Itu aja sih catatannya kali ini. Met ketemu di kesempatan lain...

Selanjutnya: Wise Prison Life episode 13

Artikel terkait

Comments