Review Korean Drama Wise Prison Life Episode 11

Not allowed to copy and repost these Little Thing's (ndyra.blogspot.com) posts to other site



Credit: tvN

Wise Prison Life Episode 11

Masih dengan subtitle dari yongmi2201 (yang nggak tahu kenapa nggak ngesub episode 10. Saya kira berhenti ngesub haha), ada bagian tulisan Joon Dol untuk blognya sepertinya dan tulisan lain di drama ini yang tidak diterjemahkan. Kemungkinan sih saya nggak sempat rewatch atau ngedit lagi postingan ini jadi mangga yang mau ngedit setelah nonton dengan engsub, bisa melengkapi hehe. 

Awal episode ini tegang banget!!! Wkwkwkwk tapi nggak nyangka saya malah bisa ketawa karena ngeliat ketegangan mereka. Jadi Ddolman, tahanan yang menusuk bahu Jae Hyuk pindah penjara dan ditempatkan dalam satu sel dengan Jae Hyuk. Joon Ho jelas marah-marah. Kayak nggak ada tempat lain aja menempatkan pelaku dan korban di satu tempat yang sama. Mana Kepala Penjara juga lagi nggak ada di tempat. Pergi bersama dengan wakil Na. Dia kan cemas sama Jae Hyuk. Bukan cemas Jae Hyuk kenapa-napa, tapi cemas Jae Hyuk ngapa-ngapain Ddolman. Haha. Ini twistnya, ya. 

Maklum. Jae Hyuk kan lagi berjuang kembali ke lapangan. Kalau sampai masa hukumannya ditambah karena perilakunya di penjara kan...Apalagi Ddolman orangnya kayak gitu. Dan emang itu tujuannya, memancing Jae Hyuk membuat masalah. Errrrr dan membalaskan dendam hyungnya dulu di penjara sebelumnya yang hukumannya ditambah karena Jae Hyuk.

Pertama kali masuk, Ddolman sudah mencari Jae Hyuk. Han Yang begidik ngeri di belakang kapten Yoo (apa mulai episode ini ya udah dipanggil Jung Woo?). Padahal ternyata Min Chul ahjussi bisa membungkamnya yang sok berkuasa dengan langsung mencekik tengkuknya dan menundukkannya di tempat cuci piring. Tak hanya itu, ia sengaja memecahkan gelas dengan satu hentakan saja dan mengancam Ddolman dengan pecahannya yang ia lekatkan di leher Dong Man. WUHUUUUUUUU! Preman Min Chul is here!!!! Suka bagnet pokoknya sama karismanya di sini haha, jadi keinget adegan dulu yang dia menggertak Soji juga masalah air panas LOLπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Kaist Jung sampai menganga, Jung Woo terkejut juga, bahkan Han Yang sampai cegukan hihi. Itulah kenapa Min Chul ahjussi jadi ketua di sana. Petugas Paeng saja mempercayainya dan meminta Joon Ho tak perlu khawatir. Petugas Paeng juga bercerita ke Min Chul ahjussi kalau ia akan berbicara pada kepala nanti, Maka sampai saat itu tiba ya mereka cuma bisa begini. Menjaga Jae Hyuk tak pernah sendirian. Kesempatan dalam kelengahan pasti muncul dan akan dapat dimanfaatkan Ddolman menyerang Jae Hyuk lagi. 

Itu sebabnya ketika Jae Hyuk ke kamar mandi meski itu malam hari, semua orang akan terbangun dan berdiri di depan kamar mandi hahahahahaha. Parah! Ngakak banget bagian ini duh..Pose Han Yang (udah tahu kan kalau dipanggil haerongi?) juga lucu kayak DJ gitu. terus kebiasaan ini nggak sadar berlanjut walau Ddolman udah nggak lagi di dalam sel. Wkwkwkwk Jung Woo sampai tersenyum (awwwwww the first time there???). Kasihan. Mereka sampai kaku memperhatikan Ddolman bahkan saat makan. Fokus di mata tanpa berbicara sedikitpun. Kaist Jung, Dong Cheol ahjussi sampai melemaskan mulut dan lidahnya. Sementara Jae Hyuk santai aja, tak menggubrisnya.

Oh ya, kan biasanya Han Yang tidur di sebelah kiri Jung Woo. Tapi Jung Woo malam itu, waktu Ddolman pindah, memilih tidur di sebelah kanannya. Nah, lha kok Ddolman tidur di sebelah kirinya. Kan Han Yang nggak mau tuh haha. Dengan tanggap, Min Chul ahjussi menyuruh Han Yang bertukar tempat dengannya saja di pojok dekat pintu keluar (Han Yang sempet ngasih finger heart tuh buat ahjussi). Sayangnya di sana berarti tidur dekat Kaist Jung yang juga tak disukainya. Hahahahaha. 

Hari berganti. Tim proteksi Jae Hyuk nggak cuma beraksi di dalam sel tapi juga di luar. Petugas Paeng dan Joon Ho membubarkan kumpulan preman yang mengajak Ddolamn bicara dan mengawasi Ddolman di setiap sudut. Sampai saat mandi pun, pandangan mereka tak lepas memperhatikan Ddolman (lucu di sini Kaist Jung udah nggak mau mandi aja. Aelah siapa yang mau sekamar sama dia mah kalau nggak mandi😎). Sayang, ketika hendak mengejar Jae Hyuk yang ingin pindah ke kamar kecil, Min Chul ahjussi malah terpeleset dan mengalihkan perhatian yang lain. Ddolman sempat lolos. Masih untung, Jae Hyuk bisa mencegah Ddolman mendekati dirinya. 

Hingga suatu ketika kesempatan itu benarlah tiba. Padahal Min Chul ahjussi sudah meminta pemilik toko (di kebun penjara) untuk menemani Jae Hyuk membuang sampah. Tapi ada salah satu bawahan preman yang mengalihkan si pemilik toko sehingga membuatnya kembali masuk kebun meninggalkan Jae Hyuk sendiri. Melihat Jae Hyuk yang sebelumnya mengenakan jaket hitam masuk ke dalam tempat pembuangan sampah, Ddolman bereaksi cepat menutup dan menguci tempat kecil itu dan melemparkan kaus yang sudah ia lumuri tiner dan ia bakar, ke dalam sana. Tempat sampah yang dipenuhi kardus, kertas, serta ranting jelas cepat membuat nyala apinya membesar. Lalu Ddolman yang merasa rencananya sukses melihat Jae Hyuk justru memandanginya dari tempat lain. Bukan Jae Hyuk yang berada di dalam sana, di dalam api yang ia ciptakan.

Jae Hyuk cekatan membuka tempat pembuangan sampah dan memanggil penjaga. Joon Ho juga berlari ke sana. Ahjussi pembunuh (dan pencongkel ata korbannya yang ternyata merupakan pemerkosa putrinya dulu) yang sebenarnya juga ingin bunuh diri, berhasil diselamatkan. Jae Hyuk sempat memberinya jaketnya karena melihat jahitan seragam ahjussi tersebut sudah lepas-lepas. Dari sanalah Ddolman salah sangka bahwa yang masuk ke tempat pembuangan sampah adalah Jae Hyuk. Meski Jae Hyuk sudah berpindah tempat. So sweet Jae Hyuk waktu ngasih jaket itu. Bilang, jaketnya udah nggak pas, bakar saja kalau memang nggak mau dipakai...

Singkat cerita, Jae Hyuk yang geram pada Ddolman langsung menghajar Ddolman tanpa ampun sama seperti dulu dia menghajar preman di penjara sebelumnya. Untung kali ini ia bersama Joon Ho. Kata Jae Hyuk, ia sengaja melakukannya saaat Joon Ho di sampingnya. Ia tahu Joon Ho akan menghentikannya. Yap. Setidaknya nggak sampai makin parah tuh Ddolman. 

Jae Hyuk mungkin sempat dihukum di sel hukuman, tapi berita kembalinya ia ke lapangan sudah disambut banyak klub baseball yang berniat menerimanya. Tanpa sengaja Jae Hyuk menelepon Ji Ho lagi saking senengnya. Kali ini Ji Ho yang mengatakan kalau mereka sudah putus dan tak perlu berhubungan lagi. Frozen.

Oke. Episode ini buat saya terbilang datar hehe. Bahkan untuk humornya. Ada humor di Jae Hyuk yang belajar makna di balik masing-masing bunga sama Min Chul ahjussi. Jawabannya Jae Hyuk bisa aja. Kaist Jung sama Jung Woo sampai aneh ngeliat mereka berdua di pojok ngeliatin kembang πŸ˜† Terus ada reaksi Jung Woo yang ngeliat siapa yang ngujungin Han Yang. Cowok hahahaha. Nggak nguatin. Cuma bentar doang tapi. 

Ya itu. Di episode ini mereka juga bahas kasus Jung Woo yang mungkin bakal berat melawan ketua Oh yang ayahnya, anggota dewan saja mau nyalon. Dan masa lalu Han yang saat bertemu Ji Won setelah beberapa tahun nggak ketemu. Suka sejak SMP? Kenapa pas reunian mereka mengungkit masa SMP Han Yang dan Ji Won juga?  

Di kafe tempat reuni itu, waktu tahun baru, lagu Han Yang yang kemarin dishare judulnya oleh anonim (komentar episode 6) terputar. Ternyata itu lagu kenangan ya, berarti? BGM waktu Han Yang jemput Ji Won dari Amerika, di luar kafe itu juga bagus. Adem. Sayang saya nggak begitu tertarik.

Saya pun nggak terlalu gimana pas bagian Petugas Paeng. Kayak sudah diprediksi sih kebaikannya yang satu itu, berusaha menelepon anggota keluarga tahanan yang rupanya menolak bertemu. Petugas Paeng nggak bilang sama si tahanan kalau udah menelepon. Sampai si tahanan menjedotkan kepalanya ke tembok dan membuat Joon Ho ambil alih menelepon anggota keluarganya juga. Joon Ho jadi tahu deh kalau Petugas Paeng tsundere. Kelihatannya aja galak, mengumpat-ngumpat, tapi baik di belakangnya. Petugas Song tahu juga kok. Nggak masalah pula petugas Paeng mau dimaki-maki sama si tahanan itu berulang kali. Petuas Paeng mah udah kebal katanya haha. Nggak usah ngomong nggak apa-apa. Akan lebih menyakitkan bagi si tahanan, jawab petugas Paeng.

Petugas Paeng juga berbaik hati menyuruh petugas Song membelikan Han Yang yang sempat pingsan (efek mau berhenti dari kecanduan obatnya), es krim. Ia yang membangunkan Han Yang yang demam di dalam penjara ke klinik. Menyelimutinya agar hangat sebelum tidur. Aiiiiiiih mana senyumnya... nggak kalah sama senyum Han Yang yang super manis wkwkwkwkwk. 

Masih nunggu rahasia petugas Paeng btw. Walau dia kepanasan, dia tetep pakai baju lengan panjang (berbeda dengan petugas penjara yang lain) dan tak menggulungnya.

Selanjutnya: Wise Prison Life Episode 12

Artikel terkait

Comments

  1. Ehemmm... Hai diraa ini aku kristina Lol

    >. <

    ReplyDelete
  2. Tp gue ttp ketawa ngakak nggak tertahankan liat episode ini, asli LOL bgt

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahaha iya tp lebih ngakak gegulingan pas episode 12 sampe harus ngepause ngepause videonya buat dicapture jadi bahan review

      Delete

Post a Comment

I talked about my thought the most because I dont know the other's mind^^ You can share your own here.

thank you very much for your comment. :)
Hope you can come back!!!