Review Korean Drama My Golden Life Episode 18

Rating decrease 0,5% from last week. This episode seems more romantic because of first kiss and first relationship changes haha.

Sebelumnya: My Golden Life Episode 17

Credit: KBS

Jadi bener, Supir itu Judo Man (pegawai club bisa tahu dan arir muka Supir pun ebda waktu denger Hongdae club. Dia biasa nangkep mangsa di sana?), julukan untuknya yang mudah 'menjatuhkan' hati para wanita yang ia inginkan. Haha. Ji Ho sebenarnya nggak mau tugas di club Hongdae itu (tempat nongkrong anak muda yang jarang ngasih tip dan nggak populer juga, makanya Seo Hyun mutusin ke sini buat kencan diam-diam) tapi karena bayarannya dua kali lipat yang ternyata termasuk tugas melayani Judo Man dan Seo Hyun, dia berakhir bersedia datang. Di club pun, Ji Ho malah nggak mau menampakkan muka di depan keduanya dan memilih nggak melayani mereka. Tapi lagi-lagi keingetan Seo Hyun sebagai adik Ji An, noonanya, Ji Ho  memilih nyamperin langsung ke mobil waktu keduanya mau pulang. Ia tepat mencegah insiden first kiss Seo Hyun sama Supir. LOL. Udah. Bagian mereka berakhir gitu aja. Ji Ho beralasan ada yang nyuruh dia jemput Seo Hyun.

Kalau Ji Ho dan Seo Hyun nanti temenan, kayaknya bakal pisah juga deh. Seo Hyun udah dijadwalin berangkat ke luar negeri kan? Kecuali kalau Seo Hyun nggak jadi pergi, Ji Ho ikutan pergi, atau endingnya ada time jump terus mereka ketemu lagi.

Sebelumnya ditunjukin Supir yang ngajak Seo Hyun boncengan sepeda pakai topi lebar dan kacamata hitam biar nggak dikenalin dan pakai headset pula. Romantis. Tapi usai dari club, dia malah buka jendela samping mobil meski Seo Hyun duduk di kursi depan berdampingan dengannya (ada yang jepret di sini) sampai modus masangin sabuk (difoto dari depan, tahulah anglenya bisa bikin salah paham) yang ujungnya mau ngekiss Seo Hyun. Hmmm Supir ini kapan kedoknya terbongkar?

Singkat cerita untuk Ji An, pakaiannya udah dipacking oleh asisten rumah tangga atas permintaan Do Kyung sehingga Ji An bisa tinggal di luar rumah selama mempersiapkan acara ultah perusahaan. Jadi Ji An tak perlu menghadapi keluarga Haesung setiap hari. Toh Tuan Coi sudah memulai investigasi sendiri. Sama seperti yang Do Kyung lakukan, ia mulai menanyai Manager Min tentang bagaimana Ji An diketahui sebagai Eun Seok. Capek deh, adegan Manager Min ditelpon Tuan Choi tuh pas lagi di lantai 2 depan kamar anak-anak keluarga Haesung sambil denger musik klasik kayak Do Kyung dan Seo Hyun dulu. Manajer Min ternyata anda masih bisa bikin terkekeh meski tampak kaku begitu๐Ÿ˜. Sebuah keganjilan nampak jelas di matanya (perlakuan Ji An soal ajakan kencan, sikap Ji An selama ini) sampai heran juga kayak Do Kyung, jarang sekali Nyonya No membuat kesalahan. Tuan Choi bahkan mencurigai pelapor/penculik dulu yang tidak 'diurus Nyonya No dengan baik'. Nyonya No yang nggak tahu apa-apa tentu kesal dengan suaminya.

Di ending episode Tuan Choi yang sempat melihat sisir di meja rias Ji An sudah berada di sebuah lab. Tes DNA.

Saya masih bingung sama kiss Ji An dan Do Kyung di ending. Belum nyambung maksudnya. Beneran atau imajinasi? Sebelumnya Do Kyung diliatin kagum sama Ji An yang menghadapi masalah di detik-detik mulainya acara, tapi kemudian langsung ambil langkah cepat. Mengambil bahan sendiri di tengah jalan yang akomodasinya terhalang macet. Do Kyung terkejut mendengar Ji An naik motor ke sana. Ji An memang menghandle acara dengan baik. Melaporkan kabel yang mengganggu di stand anak, mengambil botol (sampah?) yang berada di bawah...

Lalu mereka merayakan hari pertama acara dengan minum-minum. Di sini Ji An sampai mabuk kayaknya dan pulang sendiri. Do Kyung berhasil menemukannya dan Ji An curhat. Ji An ingin Do Kyung menceritakan mengenai usaha keras dirinya untuk menyukseskan acara itu. Lutut Ji An yang terluka semakin membuat Do Kyung simpati. Ia mengapresiasi Ji An yang memang sudah melakukan dengan sangat baik hingga saat ini. Menderita sekali. Kepala Ji An diusapnya. Air mata Ji An ia hapus setelah mengucap kalimat perpisahan walau ia sendiri berakhir menitikkan air mata. Ji An pun merasakan ketulusan Do Kyung dan ia memang suka Do Kyung sebagai oppanya. Do Kyung mengakhirinya dengan perkataan untuk tidak bertemu lagi. Kiss.

Manis ya? Tapi saya lebih suka kebersamaan Hyuk dan Ji An. Ji An jadi tanya-tanya tentang keluarga Hyuk dan ceritanya bagaimana bisa jadi pengusaha seperti sekarang. Hyuk jujur mengungkapkan nggak semua yang mereka rencanakan dapat terwujud. Ia nggak merencanakan jadi pebisnis. Cuma mulai dari mendekorasi dan membuat properti untuk ruamh temannya, kemudian yang lain jadi ikutan request. Toh menyenangkan. Di sini Ji An heran. Bekerja mengangkat-ngangkat kayu begitu menyenangkan? Ntar Ji An juga ngerasa kok. Harapan Ji Soo untuk kerja sesuai passion emang bisa untuk siapa aja. Generasi mereka kan suka mendekor rumah sendiri.

Rencana Hyuk sendiri adalah hidup tanpa rencana. Termasuk rencananya dan Ji An untuk sekolah di universitas tertentu. Nggak kesampean bukan? Hyuk juga berusaha keras dapet beasiswa karena orang tuanya tukang kayu yang suka minum-minum. Ia bekerja paruh waktu di tempat yang ia sukai. Jodoh alert! Ji Soo match him well right? Dan sekarang tak tinggal bersama Ayah melainkan dengan Noonanya dalam rumah orang lain yang kaya dan suka bersenang-senang mengumpulkan uang. Jadi sering kosong rumahnya karena dia melakukan hal aneh.

Percakapannya nggak dalam namun sangat menyenangkan. Siapa yang nggak mau cerita begini sama sahabatnya. Ji An mengaku lebih bisa makan banyak bila bersama Hyuk dan bahkan meminta waktu seminggu lagi agar bisa bercerita tentang dirinya. Ji An ingin terbuka pula dengan Hyuk. Ji An bilang suka sama laut. Kayaknya bakal ada scene laut lagi...

Kalau Do Kyung sendiri sama temen, Gi Jae belum bisa cerita banyak ya. Tapi suatu saat dia mungkin cerita. Gi Jae curious type, apalagi Ji An mau dipekerjakan di tempat Gi Jae. Gi Jae ngungkit setelah Do Kyung setuju bertunangan dia sudah mulai menjauh dari wanita. Makanya heran bisa sebaik itu sama Ji An. Tunangannya mau datang pula minggu depan waktu acara keluarga. Saya penasaran sama pemerannya. So Yeon please SWnim hehe.

Ah, ada bagian lucu juga di sini. Bos Kang dan Ji Soo sama-sama tersenyum manis. Tersanjung. Yang satunya karena dipuji formula roti barunya enak. Ji Soo nambahin itu jelas kan Bos Kang yang bikin. LOOOOOOOOL. Senyumnya tersungging tipis. Ia bilang komen yang detail tentang whip cream, enak untuk cemilan, dan lembut, adalah yang ingin didengarnya. Padahal mah itu sama ma komentar Ji Soo sebelumnya. Gubrak๐Ÿ˜Ž Bos Kang memang sengaja bikin yang mudah dicerna. Tahu Noona dan Hyuk punya masalah sama dalam mencerna roti. Yang satunya cuma karena Hyuk menganggapnya teman sekarang. Mereka seumuran. Ji Soo dikira adeknya yang jauh lebih muda. Too cute sih! Haha. Sederhana banget kan? Bahagia itu sederhana buat mereka.๐Ÿ˜Š Ji Soo sampai tidak ingin sekolah ke luar negeri meski untuk belajar bikin roti. Ia saja takut diajak ngomong bahasa Inggris sehingga ke Itaewon pun (daerah yang banyak penduduk asingnya) nggak pernah. Ji Soo-ya, yang bener aja...ortu kandungmu itu Nyonya No๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…

Aaaaaaaaaaa beneran saya ngeliat aja juga suka sama roti baru Bos Kang. Castella? Semacam kue sponge Jepang (tapi tetep wujud roti bukan cake) yang kayaknya enak banget. Kinclong luarnya sungguh menggoda. Apalagi saya juga penggemar roti empuk. Ngeliat roti yang disajikan dengan kotak kertas persegi panjang ala cetakan roti tawar (Ji Soo nyebut castella-like loaf^^) dan tampilan manis begitu, tinggal nyendok, ngiler deh. Mau satu >.<

Ji Soo dan Bos Kang beneran OTP.  Bos Kang sengaja ngejeleasin segala kalau Hyuk itu bukan Mr. Sun. Marganya Sunwoo. Jadi panggilannya Hyuk. Wkwk. Ji Soo jelas heran darimana Bos Kang tahu. Semoga bisa berikutnya Ji Soo bantu hubungan Noona dan Bos Kang. Seperti kata mbak Dian, Hyuk udah nggak terganggu lagi tuh sama Ji Soo yang bolak-balik ke kafe Noona. Kertas Ji Soo yang jatuh waktu itu belum dijelasin. Barangkali ada petunjuk mengenai perubahan sikap Hyuk ke Ji Soo. Dan sampai kapan Noona ini juga nyembunyiin fakta Hyuk adiknya. Semua-muanya main sembunyi identitas. Bos Kang yang penjual roti dan Hyuk adik Noona. Bentar...tapi kenapa Hyuk nggak dikenalin sebagai adiknya ya? Takut Ji Soo kepo atau nggak enak sama selisih usia jauh mereka?

Psst, Ji Soo manis banget dengan outer kuning. Cerah๐Ÿ˜ƒ  Gegara nggak bisa minum kopi tapi pura-pura bisa di depan Noona. Bagaimana bisa kau mengingat hal yang begitu lama haha. Gaya. Maksudnya biar lupa, dia berubah gitu. Tapi gelagatnya makin ngeselin. Minta dibikinin kopi lagi karena kopinya dingin pula. 

Ayah sudah bisa ngasih Ibu uang. Investor ada yang tertarik soalnya sama bisnis Ayah jadi Ayah dapet gaji pertama di bisnis yang baru ia mulai dengan Seok Doo. Awwww. Semoga Ibu bisa kelarin usaha franchise sebelum terlambat. Atau Ji An bakal tahu duluan dan muncul masalah baru.

Bersambung ke My Golden Life Episode 19

Saya nggak tahu kenapa, nebak besoknya Ji An nggak inget kejadian itu. Adegan beralih, nggak ngelanjutin yang minggu ini. Soalnya ngerasa aneh aja, Ji An yang belum sadar sama perasaannya bakal mau terima kiss Do Kyung. Saya pikir itu disebabkan efek minuman. Sebelumnya Ji An ditanya apa suka Do Kyung oleh Myung Shin, dibantah. Harusnya masih ada episode-episode depan untuk memperjelas hal itu. Baru minggu ini lho mereka dikasih romance scene, beneran langsung confession? Hehe. Menarik kata-kata Myung Shin soal cinta. Bagaimana bisa kau merasakannya dalam keadaan seperti ini? Keadaan Ji An yang merasa cemas dengan nasibnya dan orang tuanya jika ketahuan. Ji An terlihat berpikir, apa yang dirasakannya memang perasaan kasihan. Sebab ia pernah mengatakan pula sebelumnya kalau cinta hanya untuk orang beruang. Yakin nggak kebalik?๐Ÿ˜‰

Sebelumnya emang mau ngomong kalau dramanya selambat ini mungkin first kissnya masih lama kali ya. Eh tapi dasar My Golden Life endingnya selalu surprising hahahaha ketipu lagi. Trus Bagaimana kelanjutan mereka? Soalnya diliatin sebelum adegan tersebut ada Ha Jung yang meremas tangannya, tidak terima Ji An memberi nasihat padanya agar malu dengan diri sendiri yang masih merendahkan orang lain. Bilang ingin keluar dicarikan pekerjaan lain. Merasa tidak nyaman ada Ji An di sampingnya yang selalu mendapat pujian. Yah...padahal ngarep mereka bisa deketan. Tapi kayaknya drama ini masih butuh Ha Jung sebagai villain pemicu ketidakbahagiaan orang lain wkwk.

Ji An yang bukan Eun Seok atau Ji An yang disukai Do Kyung...entah mana dari dari kedua pilihan ini yang lebih menghancurkan Haesung Group dan Ji An. Yang jelas drama adalah drama. Harus ada konflik dan kejutan lain biar ratingnya naik. Penonton tinggal terima ๐Ÿ˜Mendadak keinget Temperature of Love  yang kayak meniupkan drama dalam drama haha. 

Soal Ji Soo. Saya suka di sini  Dia juga mengapresiasi Ji An yang tetep mau dateng untuk sekedar foto di nikahan Ji Tae. Se.nggaknya Ji An sudah berusaha katanya. Cuma waktu nyambung juga ke adegan dia mandang Ji Tae yang berangkat bulan madu bareng Soo Ah, jadinya seperti mengulang adegan yang sama. Sama-sama melihat Ji Tae dan Ji An dari jauh haha. Saya kebanyakan ekspektasi untuk adegan yang beragam. Sepele. Untung masih diliatin Do Kyung yang merhatiin Ji Soo dari jauh pula. Akan ganjil kalau nggak ada. Mereka kan kakak adik yang sebenernya.

Walau Ji An dan Ji Soo tentu lebih romantis karena Ji Soo nggak pernah bohong ke Ji An selama ini meski bukan saudara kandung. Ckckck. Ji Soo ternyata sempet cerita ke Ji An kalau dia dan Do Kyung pernah ketemu. Ji Soo anak baik. Nggak pernah bohong dan meski ia tahu Ibu menerima franchise dari Haesung, Ji Soo nggak malah marah. Ia justru merasa Ji An yang bukan anak kandung Ibu begitu kerennya sampai masih mampu membantu dengan cara itu. Ia seperti agak minder dan berniat membantu Ibu di kafe...

Oh ya, Eun Soo (Ji Soo), Hyun Soo (Ji Ho), sama Tae Sung (Ji Ji Tae) udah selfie bareng waktu acara nikah. Baru nyadar Hyun Soo tuh oppanya Eun Soo tapi di drama ini dia jadi adeknya. Hihi cute banget pose mereka saya suka^^ Tinggal nunggu mereka selfie bareng sama Hye Sun. Jarang saya ketemu postnya.

Trus Ji Ho yang ngerangkul, naruh tangannya di bahu Ji Soo nggak diskrip kan? Haha. Natural banget mereka. Eun Soo manis sih. 

Tae Hwan kemarin ya juga post naskahnya episode 18. Sementara Da In (Seo Hyun) malah udah foto di vannya pake baju yang ternyata kepake untuk episode 18 minggu lalu. Cepet kayaknya syutingnya.

Artikel terkait

Comments

  1. First kiss.. hahaha.. cepat jg ya.. Itu si supir mencurigakn bgt.. ada udang dibalik bakwan.. Suka rambutnya jisoo digerai. N tuan choi serem eh.. mo tes dna uh.. tp keknya tuan choi ini yg bkal ngerti jisoo.. secara ny no bgthu. Was2 bgt bkal ketauan sblm jian n dokyung yg ngomong. N penasaran nasib jisoo gmn nnti dkluarga itu.. sama jian ajj ketat bgt.. gmn kbar jisoo.. dy bebas bgt.. duh mdhn kluarga choi g murka bgt ma jian n kluarganya nnti...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kayak cepet, makanya emang kaget haha.
      Seo hyun jd bisa belajar sih dg kejadian ini. Dan ngarep sama buat tuan choi bisa ngademin keadaan keluarganya. Krn ga seperti ji an saat masuk ke keluarga ini. Keadaan saat ji soo masuk akan lbh beda t.t
      Kira kira terjawab di episode berapa ya harapan itu? :p

      Delete
  2. Endingnya.....
    Walaupun ada yg berpendapat kiss itu g pantas dilakukan dln kondisi sprti itu dan ada yg beranggapan sebuah keputusan yg salah, yg pasti ji an terima kiss itu... cm takutnya sekretaris do kyung sdh ada di.sana buat ngantar mobil. Smoga aja engga.
    Jgn sampe nambah masalah lg stlh mslh da in...
    Wuaahhh g nyangka supirnya da in punya reputasi g baik. Pdhl sempat berpikir dia itu baik... arghhhh kecewa... pinter bgd sih dia ambil hati da in...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi mbak dian bener tuh kejadian (spoiler).
      Eh sama sama nyebut da in ya kita^^" jadi pingin liat dia di drama lain habis ini

      Delete

Post a Comment

I talked about my thought the most because I dont know the other's mind^^ You can share your own here.

thank you very much for your comment. :)
Hope you can come back!!!