Romantic Doctor Teacher Kim 2 Episode Spesial: 3 Years After (Part 5 - End)

adsense 336x280
Not allowed to copy and repost these Little Thing's (ndyra.blogspot.com) Posts to other site. Take out infos and link with credit. You're a good person.


Chapter 4 Selamat Datang di Desa Romansa: Misteri Romansa yang belum terpecahkan

"Maukah kau mendengar cerita romansa tersembunyi?"

Di lokasi syuting romantic doctor teacher Kim, Yongin, propinsi Gyeonggi-do, diperlihatkan sutradara Yoo Insik memantau dari balik kamera. Dengan satu kata "Action!" semuanya bergerak dengan semangat.

Tampak seorang kakek kesakitan sekali terbaring di ranjang RS. Tapi ia hanya akting. Huhuuuu aktingnya bagus banget sampai kasian ngeliatnya. Cut! Mereka mengusulkan untuk makan terlebih dahulu.

"Semuanya seperti keluarga."

Lee Sungkyung memijat bahu kakek saat break. Kakek merasa senang. Sangat enak, katanya.

"Tempat yang selalu dipenuhi tawa."

Aktor Shin Dongwook (Dokter Bae Moonjoong) tertawa bersama sutradara/sinematografer Lee Gilbok.

Ada sebuah adegan saat Yoon Ahreum dan masing-masing staf Doldam memperkenalkan diri satu sama lain. Dalam kesempatan itu, Ahreum tidak canggung memuji ketampanan Suster Euntak. Dokter Jung setuju. Begitulah bagaimana para nenek-nenek sampai anak-anak sekolah menyanjung Euntak. Para wanita menyukainya, pria cantik seperti bunga. Haha. Kenyataannya ketika aktor Kim Minjae yang memerankan karakter tersebut disanjung demikian, ia juga malu. Sama seperti Euntak, Minjae sendiri tak tahu harus membalas apa saat menerima pujian itu. Termasuk sejak pembacaan naskah pertama bersama, ia berlatih dialog.

"Kau tidak tahu betapa khawatirnya diriku? Aku merasa hatiku akan terbakar menjadi remahan," kata Manager Jang pada kepala perawat Oh di season 1.

Apa ada cinta membara di sini?

ㅋㅋㅋ Kepala perawat Oh menjawab dingin pertanyaannya. Apa dipikir Manager Jang, dia akan mati di ruang operasi? Kepala suster Oh mengatakan ia akan pulang lebih cepat hari itu. Manager Jang cuma bisa bilang, kepala suster Oh nggak tahu dirinya (perasaanya?). Sikapnya sangat dingin.

Aktor Im Wonhee yang memerankan Manager Jang bercerita di season 1, itu adalah  cinta sepihak. Entahlah bagaimana dengan season 2, namun ia masih mengkhawatirkan kepala suster Oh seperti sebelumnya. Akankah berkembang pada sesuatu? (Ia menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal 😁) Ia sendiri tak tahu perasaan kepala suster Oh.

Btw kayaknya Jinkyung (Memerankan suster kepala Oh) melihat wawancara Im Wonhee deh. Dibalas, "Aku tidak menyukaimu," coba. 😅

"Aku masih memiliki tempat khusus di hatiku untuk suster kepala Oh." Ea..

Jinkyung: Bukan aku!
Haha.. Mereka.. 

Lalu apakah dokter Nam kali ini yang bisa mendekati kepala suster Oh? (playing bgm song by Lee Hyun: Because It's you) Mereka berdua terlihat lebih dekat daripada di season 1 😯 Yah.. Mungkin ada kesempatan di akhir season 2.

Beralih ke Han Seokkyu. Aktor Han sebenarnya adalah pemain ekstra/ tambahan dalam desa romansa? Saat ia datang (dengan kemunculannya yang kuat), ia menyapa sutradara Yoo Insik yang menyambutnya gembira. Kemudian ia duduk di samping beliau yang tentu konsentrasinya tertuju pada aktor yang berakting di depan kamera. Sampai ngantuk kan, Han Seokkyunya nungguin 4 jam giliran syuting. Kadang jalan-jalan.. Menyendiri di pinggir agar tak mengganggu kru yang wira-wiri. "Kim sabu yang invisible."

Sekalinya syuting di hari itu, adegannya cuma berdiri melihat staf Doldam lain menangani pasien. Kim sabu lalu pamit. Kedua sutradara merangkulnya. Kim sabu memberi tanda pssst. Beginilah realita di balik layar.

Han Seokkyu dalam wawancaranya berujar kalau dia pernah menunggu lebih lama sebelum ini. Tugas aktor itu adalah menunggu dan siap dalam hidup. Dalam 2 atau 3 menit, atau kadang untuk hanya 30 detik saja, kita menunggu sepanjang hari. Kalau ia menjumlahkan durasi ia tampil, bisa jadi hanya sebulan. Ia hanya tampil sebulan (30x24 jam). Kami, para aktor menjalani hidup kami untuk momen itu. Kelihatannya nggak adil sama sekali. Namun kami bekerja untuk esensi dari momen kami ada di dalamnya (suatu project?). Itu adil.

Berikutnya adalah mengenai paramedis. Dalam episode spesial ini, mereka menunjukkan berulang kali paramedis mengucapkan linenya. Rupanya mereka adalah real paramedis. Bukan aktor. Nggak semua real, ada juga beberapa yang aktor.

"Apakah ini pertama kalinya Anda di Doldam?" (sampai berkali-kali mengulang adegan karena NG?) saya suka banget detailnya line paramedis 👏

Cerita selanjutnya adalah dari Lee Sungkyung yang memerankan dokter Cha Eunjae. Adegan dokter Cha masih ngantuk tapi ikut melihat pasien kakek-kakek di IGD. Sutradara Yoo memberi arahan bagaimana dan ke arah mana Lee Sungkyung harus menatap. Spesifik.

Lee Sungkyung perlu mengulang-ulang berlatih agar hasilnya sesuai keinginan sutradara. Penonton bisa mendengar aktris Sungkyung dan sutradara sama-sama menyemangati, "Bisa! Bisa!"

Setelah cut, Lee Sungkyung menepuk-nepuk pelan punggung sutradara karena tak puas dengan aktingnya sendiri. Ia tahu yang dimaksud sutradara tapi entah rasanya tak dapat melakukannya.

Lee Sungkyung: Adegan itu harusnya humoris tapi tidak boleh terlalu kelihatan kalau tidak ingin dikatakan tidak nyata (berlebihan). Dan saya harus berekspresi di situ yang agak sulit (agar situasi ini kelihatan oleh penonton). Karenanya kami mengambil beberapa take dengan ekspresi yang berbeda-beda. Sutradara mengatakan 'OK' tapi saya merasa tidak.

Terkadang ia merasa puas, namun sutradara tidak mengiyakan.. Lee Sungkyung pernah berpikiran sutradara menghindari matanya ketika bertanya apa aktingnya sudah cocok atau tidak. Meski sutradara tak mempermasalahkannya, reaksi sutradara yang tidak dramatis mengungkapkan senang atau tidak (hanya tersenyum) membuatnya butuh kepastian.

Di lain pihak, Ahn Hyoseob juga mengaku tidak mudah melakukan adegan syuting pertamanya. Adegan ia menghentikan seorang pasien setengah sadar di stasiun Subway. "Berikan kakiku!" perintahnya. Akting cameo juga bagus.

Di sana, Ahn Hyoseob (dokter Seo Woojin) diharuskan mempertunjukkan adegan memeriksa pasien, tapi ia canggung. Ia hanya bisa merasakan perut pasien yang berlemak. Ia cukup sulit membayangkan perannya sebagai dokter. Tapi ia diberitahu begitulah halnya dengan orang lain di permulaan. Ia pun lega dan berusaha beradaptasi hingga mampu menjahit dengan mata tertutup sekarang. Haha. Ia mempraktikannya di rumah dengan sepotong daging.

"Lama tidak bertemu Cha Eunjae. Bagaimana kabarmu?"
"Mengapa kau di sini?"
"Kau tidak mendengar rumor?"

Kim sabu dan sutradara adalah satu dalam hal keterusterangan.

Aktor Ahn Hyoseob mengaku ia merasa lebih tenang berakting bersama Han Seokkyu. Han Seokkyu membuatnya mudah berakting. Ia sampai berkata, bisa berakting di level yang tidak ia capai sebelumnya.

Sementara aktris Jinkyung yang sering berperan sebagai istri Han Seokkyu berkata ia serasi berakting bersama Han Seokkyu. Kerja sama mereka baik dan mereka dekat.

Lee Sungkyung berbagi bagaimana awalnya ia cemas berakting dengan Han Seokkyu karena beliau seorang senior yang lama di dunia akting. Tapi Han Seokkyu sangat baik dan membuat mood yang lain baik. Lee Sungkyung mengagumi seniornya ini.

Han Seokkyu, aktor yang dibicarakan mereka sendiri merasa perlu melempar guyonan, bercanda dengan yang lain.. Mengingat karakternya dijadiin judul. *bercanda
Ia tampak mengulang-ngulang line, atau tidak sengaja memunculkan ekspresi yang tidak dikehendaki, namun ia langsung mengakuinya dan minta maaf. Ia ingin lokasi syuting lebih cerah (tidak menegangkan).

"Pemimpin dalam drama adalah Kim sabu, sedangkan di lokasi adalah sutradara Yoo. apa yang para aktor pikirkan tentang Sutradara Yoo?"

Ahn Hyoseob: sutradara Yoo sangat lembut dan berwawasan. *permainan kata dari nama Yoo Insik: pengetahuan/wawasan 😂

Jinkyung: Dia terlihat sangat menggemaskan. Dia memiliki banyak istilah medis untuk dihafalkan termasuk line (para aktor), jadi aku memanggilnya smurf cerdas.
Sutradara: Kau bilang dalam interview lain, kau menghormatiku.
Jinkyung: e... Tidak lagi hahaha. Aku bergurau.

Kim Minjae: Dia selalu mengatakan, "akan baik-baik saja.." ia selalu mengatakannya pada kami. Ia seorang yang dapat selalu aku percaya dan bersandar. Ia sangat hebat. Aku sungguh-sungguh! (staf yang tanya kayak nggak percaya gitu wkwkwk)

Saya juga kangen sutaradara Park Soojin yang ikut mendampingi sutradara Yoo di season 1. Sutaradara wanita ini soalnya suka bercanda bareng Seo Hyunjin dan Yoo Yeonseok.

Chapter 5 dokter romantis Kim sabu kembali: mengintip season 2.

Kim sabu di ruang operasi sudah menyelesaikan operasinya. Flashback ke 3 tahun lalu, ia tertimpa patung es di pesta perayaan keberhasilan operasi jantung yang diaku-aku dilakukan kepala Do. Pergelangan tangan Kim sabu terluka. Sepertinya luka tersebut masih berefek padanya. Kim sabu tampak memutar-mutar pergelangan tangannya. Dokter Nam juga berpikir Kim sabu kelelahan.

Suster kepala Oh sependapat. Ia yakin demikian karena Kim sabu sekarang mengkover pekerjaan 3 dokter sendirian. Suster Euntak menambahkan, totalnya sudah 18 operasi pekerjaan ahli bedah umum dan ahli bedah jantung. 

Kim sabu mendatangi dokter Song di Geodae bertanya apa ada dokternya yang bisa dikirim ke Doldam. Dokter Song menjawab, nggak ada yang maulah dokter muda kerja di 'desa'. Kalaupun ada, paling-paling nggak akan bertahan lama kerja bareng Kim sabu. Oh ya, dokter Song udah jadi kepala RS Geodae menggantikan kepala Do.

Direktur/pimpinan Shin meninggal bulan Juni tahun kemarin. Kim sabu memandangi memorialnya di dalam RS. "Bahkan jika aku hidup hanya untuk sehari, aku ingin hidup yang berkualitas." Direktur Shin meninggal tepat sebelum RS selesai (??? RS Doldam mau dibenahi seperti apa ya? Alat-alatnya udah upgraded kok).

Kim sabu mencuri dengar orang-orang yang hendak melakukan sesuatu pada Seo Woojin, sebab ini bukan pertama kalinya bagi Seo Woojin. Ialah dokter Park Mingook yang memberhentikan Seo Woojin.

"Bukankah Anda membawa saya kemari karena Anda kekurangan staff? Anda tidak punya cukup ahli bedah umum dan banyak jadwal operasi ditangguhkan."

Dulu menurut Woojin, dokter Park bersikap baik seolah tak ada tempat lagi buat Woojin. Woojin ditugaskan menangani operasi-operasi sulit. Kalau begitu pekerjakan saja dia seperti itu. Tak perlu pedulikan kedewasaan atau semacamnya. (membawa-bawa yang lain seperti alasan?)

Jalan-jalan ke tempat lain, Kim sabu menemukan Cha Eunjae yang pingsan di ruang operasi, tertidur. Eunjae lalu diberi pilihan, antara skors atau pindah ke Doldam. Dengan menggeret koper, membawa boneka seukuran guling, dan memanggul tas biola (?), ia memasuki Doldam dan mengagumi cara kerja stafnya di sana. Tak disangka, Yoon Ahreum sudah terlebih dahulu tiba.

Ahreum mengaku memang ingin bekerja di sana saat tahu Doldam mencari dokter. Eunjae terheran Ahreum mau bekerja di Doldam. Ia juga yang pertama kali menyapa Kim sabu sehabisnya keluar dari IGD.

"Anda bertanya pada saya apa saya membutuhkan pekerjaan. Tapi saya butuh uang. Berapa yang Anda tawarkan pada saya?" Kim sabu hanya tertawa kecil.

Seo Woojin mengikutinya ke ruangannya. Ia mengatakan jumlah yang ia ingin terima di awal. Mau berupa uang muka atau pinjaman tidak masalah. Woojin sangat membutuhkannya segera.

"Bagaimana ia mendapat luka itu? Mengapa ia sampai mempertaruhkan dirinya untuk uang?" kenyataannya nggak sedikit yang menjadi dokter dengan berhutang karena tak mampu menutupi sendiri biaya 'sekolah'nya. 

Seorang pria masuk ke ruang staf tempat Eunjae dan Woojin berada. Eunjae tampaknya kenal dengan senior kuliahnya itu dan memperkenalkan diri. Senior ini bernama Bae Moonjoong, dokter bedah tulang.

Hari pertama di Doldam sudah kedatangan VIP yang menyuruh Doldam mengosongkan IGD. Tentu kepala suster Oh tidak mengiyakannya. Sudah peraturan RS demikian. Yang memberi perintah pun ditenangkan manager Jang dan dibawa ke tempat lain agar tidak berseteru dengan kepala suster Oh.

Pasien kali ini adalah penting dan memiliki jabatan tinggi. Tapi kedua anggota baru Doldam bersikap profesional mengesampingkan kegugupan mereka. Mmm setidaknya mereka bisa beradaptasi sampai Kim sabu memerintahkan pelaksanaan operasi segera tanpa CT scan dulu. Hal yang mungkin tidak pernah mereka dengar, tapi Kim sabu melakukannya atas dasar kegawatan pendarahan pasien.

Telepon masuk untuk Direktur Do. Ia berterimakasih pada yang di ujung telepon bisa kembali berkat bantuannya. Sang penelepon membawa kabar tentang operasi  penting Kim sabu dan mengutus bawahannya atas pimpinan profesor Park Mingook pergi ke Doldam mengambil alih operasi.

Woojin yang didatangi, tidak serta merta membiarkan mereka menangani pasien tersebut tanpa persetujuan Kim sabu sebagai dokter yang mengoperasi sebelumnya, walau pasien jatuh ke keadaan kritis. Sedangkan di luar, banyak reporter mendesak masuk ke Doldam berusaha ditahan Eunjae dengan menutup pintu masuk. Reporter yang dikabari pula oleh direktur Do?

"Romantic Doctor teacher Kim 2 yang diupgrade dengan konflik lebih kental."

Direktur Do: Aku penasaran, untuk siapa operasi ini menjadi 'peluang'?

adsense 336x280

0 Response to "Romantic Doctor Teacher Kim 2 Episode Spesial: 3 Years After (Part 5 - End)"

Post a Comment

I talked about my thought the most because I dont know the other's mind^^ You can share your own here.

thank you very much for your comment. :)
Hope you can come back!!!