Korean Drama Temperature of Love Episode 23-24: Is It About You SWnim?

No permission to copy this Little Thing (ndyra.blogspot.com) post to other site. We appreciate you who just share the link instead...


<<Temperature of Love Episode 21-22: Sorry Not Sorry, I Like Other OTP

Credit: SBS

Awal episode, penonton diperlihatkan bagaimana kalau dua orang tua dari sepasang kekasih bertemu pertama kalinya tanpa sengaja dengan kesan pertama yang tidak cukup baik. Para Ibu tentu yang paling perasaan hihi. Makanya Hyun Soo meminta tolong ayahnya. “Ayah, bagaimana ini?” Aw! Detail?


Ayah tidak terlalu mempersalahkan Hyun Soo yang belum begitu mengenal keluarga Jung Sun. Hyun Soo akan tahu nanti. Ia bisa mengenali Jung Sun lebih dulu. Sementara Ibu cemas melihat keluarga Hyun Soo begitu 😁 Ia masih berpikir Hyun Soo mengenalkannya ke mereka bukan untuk dinikahi. Mereka masih pacaran. Sementara di sisi lain Ibu Jung Sun juga berpikir sama. Jung Sun masih muda dan masih banyak yang perlu ia capai (hahahahaha kenapa saya setuju banget sama ini, terutama untuk Yang Se Jong yang meranin. Waktu tahu dia bilang mau menikah di salah satu interviewnya, sempet agak ragu. Mian Se Jong oppa^^)

Hmmmmm nonton drama ini kok bisa dijadiin pelajaran psikologi hahahahaha. Dialog per dialog isinya pemikiran dan perasaan mereka yang gamblang. Bagaimana Jung Sun menganggap ia dan Hyun Soo sudah dewasa sehingga tak perlu dicampuri orang tua...woa.

“Siapa yang peduli cinta ketika yang tertinggal ujungnya adalah luka?”

Wkwkwkwk Joon Ha-ya! I like your honesty 😅

“Dilahirkan dan hidup itu sendiri membuatmu banyak terluka. Tak ada yang bisa dibandingkan dengan kebahagiaan karena merasa dicintai.”

And you will see the sweetest smile ever from Joon Ha. Kyung-aaaaaaaa

Btw di sini Jung Woo ngeprint sendiri naskah Hyun Soo di kantornya. Haha. Beneran nih? Saya juga nggak paham sama Jung Woo yang masih bilang baik-baik saja meski drama Hyun Soo sampai dipotong episodenya. Ini pak CEO kerasukan apa sih? Saya masih curiga sama orang Jepang itu lho, tapi sampai ending pun nggak dikasihin ceritanya. Kan bisa jadi mereka juga yang membuat Jung Woo tetap bertahan dengan finansialnya meski rugi begitu. Tapi apa juga sih yang membuat backing.an Jung Woo kuat? LOL. SWnim why you make it like this? >.< Eh, itu cheeze cake yang lembut ala Jepang juga juga kan yang dimakan Jung Woo di hari ultahnya?

Saya paling suka pakaian Jung Woo di awal episode. Kemeja yang dipakein sweeter berwarna senada biru di atasnya. Mana V neck pula. Jadi pas memperlihatkan kemejanya yang punya corak kotak-kotak kecil itu. Kesannya warm guy haha. Jae Wook bisa juga nih main romance tegang begini. Ekspresinya dapet. Kesel ke Hyun Soo tapi nggak tinggi nadanya. Rambutnya yang rapi sampai langsung jatuh. Kelihatan aktingnya.

Mana kadang, dia cuma dishoot sebentar...tapi gayanya duh wkwk. Siapa sih yang seneng Jae Wook di tim produksi?

“Bagus dan mudah dibaca. Juga cukup ‘berpengaruh’.” Lembutnya sih berpengaruh, kasarnya menghasut. Drama SWnim seolah mengajak buat saya. Makanya ini was was apa pengaruhnya drama ini buat keputusan Hyun Jin selanjutnya.

“Aku menulis berdasarkan beberapa hal yang benar terjadi. Kenyataan memang sering lebih ‘gila’ dari acara TV.”

SWnim, is it from you? Lebih suka mengadaptasi cerita nyata daripada menuliskan drama kebanyakan.

Jung Woo...Jung Sun...bahkan sebagai partner bisnis pun mereka bikin iri yang lain. Jung Woo bisa berinvestasi untuk orang yang ia kagumi dan sudah ia anggap adik. Begitu pun Jung Sun yang mengerti bisnis Jung Woo, mau melakukan hal yang tak ia suka karena Jung Woo bukanlah sembarang investor. Jung Woo juga kakak baginya dan sebab itulah yang membuatnya jujur pada Jung Woo sampai sekarang.

Tapi penekanan Jung Woo terhadap dirinya membuat Jung Sun berpikir itu karena Hyun Soo. Pertengkaran anak kecil ala pria dalam memperebutkan wanita yang disebut Jung Woo, ia pikir inilah bentuknya. Mendesak Jung Sun memilih antara merubah menu dengan bahan yang harganya lebih rendah atau memecat beberapa pegawainya sebagai usaha menaikkan keuntungan lagi setelah krisis yag dihadapi Good Soup. Jung Sun sampai nggak habis pikir pertemuan awal mereka yang manis bisa berubah.

Saya sih sebenarnya melihat Jung Woo begini karena ingin Jung Sun goyah aja. Menurut saya, dia nggak sampai hati bilang lebih memilih Hyun Soo dibanding Jung Sun dan memancing Jung Sun untuk memukulnya (tapi bener Jung Woo, dia bilang Jung Sun nggak punya ambisi. Ia memantik ambisi Jung Sun kan akhirnya? Nggak butuh waktu lama, Jung Sun bisa berdiri tanpa Jung Woo). Terbukti di ending, Jung Woo lebih memilih Jung Sun dibanding terus mengejar Hyun Soo. Plus dengan kondisi Jung Sun yang lebih dewasa dan kuat dibanding saat ini. Di episode ini, Jung Woo tampak tersenyum hanya karena melihat Hyun Soo tersenyum mengetik sms. Ckckck. Real love? Dia emang bisa dibilang memilih Hyun Soo juga. Memilih Hyun Soo bahagia, berarti memilih Jung Sun dan dirinya bahagia pula. Ia menyukai Hyun Soo yang tetap memilih Jung Sun.

Ah...tentang obsesi yang dianggap Jung Woo semangat. Saya nggak ada komplain ya. Di sini sih konteksnya cinta, perasaan orang, jadi banyak yang nggak suka. Tapi di konteks lain, kayaknya bisa dianggap demikian deh.

Di episode ini masih ada penceritaan pembuatan drama. Chief Producer ditanyain Hong Ah apa bisa membuatkan drama untuknya. Sang CP berkata kalau Hong Ah sudah punya rekan sutradara yang setuju, bisa saja mereka lanjut produksi. Mungkin itu juga ya alasan kadang nama sutradara yang keluar duluan dibanding penulisnya dalam sebuah produksi drama. Kalau sudah ketemu sutradara mungkin tinggal garap. Beda kalau baru SWnim aja yang bisa. Masih pusing nyari sutradara, apalagi rumah produksinya dan stasiun tvnya.

Masih tentang produksi drama. Hyun Soo sempat bilang kalau meodrama dengan sad ending bisa mudah jatuh pula. Karena itu Jung Woo membalas, ia tidak bermaksud mencari keuntungan dari drama Hyun Soo. Ia suka sesuatu yang unik yang bisa menendang hanya dengan sekumpulan penggemar. LOL. Ini juga kali ya yang jadi landasan agensi Ha Myung Hee SWnim. Sementara banyak epnulis di luar sana ya yang seperti Hyun Soo utarakan, lebih suka drama dengan ketertarikan publik yang besar yang dapat membuat banyak orang senang dengan happy ending. Oke. Ending nggak cuma ide SWnim semata. CEO seperti Jung Woo juga bisa memberi saran. Lee Jun Ki juga pernah ditanya SWnim soal ending yang ia mau.
“Akhir seperti apa yang realistis? Akhir seperti apa yang populer?”
“Kau tahu apa yang dilakukan orang-orang seumurku untuk menentukan cinta mereka? Mereka menonton drama. Mereka terlalu sibuk dengan urusan mereka dan lelah dengan orang-orang di hidup mereka. Mereka juga tak punya hubungan serius sehingga mereka tidak sakit. Kalau kau memberi ending yang sad ending seperti itu di atas semuanya, mereka malah akan lebih mengutuk cinta.” Wkwkwkwk makanya drama ini happy ending juga. Ya untuk orang-orang kayak Kyung dan pencinta drama sejati lainnya.

Ekspresi saya tiap lihat convonya yung sama Joon Ha persis kayak Hyun Soo. Senyum-senyum kesenengan haha. Tiap lagu CHEEZE diputer juga rasanya ringan banget. Cocok sama mereka. Sip Tinggal satu episode terakhir. Selamat untuk Hyun Jin yang menang Best Actress Grimae Awards 2017. Malam ini penobatannya😊

Artikel terkait

Comments