Review Korean Drama My Golden Life Episode 12 (Part 2)

Dad is aware of Ji Tae's problem and Mom is aware of what she had done: sign contract with the Haesung franchise. Ji An finally get the answer about her investigation too. Drama will go forward again this week. How are their life?

Sebelumnya: My Golden Life Episode 12 Part 1

Credit: KBS

Ji Soo pulang cepat lagi hari ini. Bos Kang seperti terburu-buru mau pergi. Esoknya Ji Soo melihat mata Bos Kang sembab kayak orang habis nangis. Jangan-jangan Bos Kang baru tahu sesuatu tentang Noona. 


Di tempat lain, Hyuk yang nggak dibilangin Ibu Ji An pindah ke mana akhirnya mendatangi kantor. Ia bertemu dengan Do Kyung dan Do Kyung yang melihatnya menyuruh orang kantor tak mengizinkannya masuk. Hyuk pun tak bisa mendapat data pegawai perusahaan. Ia kembali ke kantornya, mendapati Ji An mengirim uangnya dengan paket kilat. Ji An tak ingin Hyuk memperpanjang masalah lagi. Do Kyung juga berkata hutangnya sudah dibayar Ji An. Akankah Hyuk dan Ji An bisa bertemu kembali?

Ji An yang mampir ke rumah untuk memberikan kupon Chuseok, berakhir tak jadi memberikannya. Ia heran karena fotonya dan Ji Soo tidak ada di album, sementara yang lain ada. Walhasil ia terlambat menemui Do Kyung di tempat pencelupan warna alami kain yang akan mereka gunakan sebagai salah satu acara perayaan ultah Haesung. Do Kyung menceritakan soal Hyuk yang datang ke kantor. Ji An berkata ia sudah mengembalikan uangnya. Selesai deh pembicaraan tentang Hyuk. Do Kyung memuji Ji An yang seperti putri Haesung sekarang, memutus hubungan dengannya. Eh. Do Kyung masih salah paham mungkin.

Ji An jadi teringat fotonya dan Ji Soo yang tak ada di album. Terdiam lagi. Do Kyung yang bertanya kenapa hanya mendapat jawaban kalau adiknya itu senang kakaknya bisa diandalkan. Bukan berarti kakaknya, Ji Ho dulu tak bisa diandalkan. Hanya ketika keadaan menjadi sulit, kita tidak akan sempat memedulikan masalah orang lain. Aiiiiiiiih, Ji An bahkan tahu kakaknya punya masalah meski nggak ngomong😭

Ji Tae sendiri baru balik dari kafe komiknya, tempat favorit bersama Soo Ah. (Ia tidak tahu Soo Ah ada di ruang yang bersebelahan dengannya.) Ini lagi, kenapa sepasang mantan ini? haha. 

Ia diajak bicara Ayah sepulangnya dari sana. Masih soal pernikahan. Mereka sama-sama melontarkan argumen. Ayah tahu Ji Tae pacaran dan putus. Akan sangat aneh kalau Ji Ho sebagai teman sekamarnya tak sadar ini terjadi pada kakak kandungnya. Bukankah Ji Tae harusnya menikah jika pacaran begitu lama? Nggak malah meninggalkannya seperti ini. Ji Tae berkata ia tahu apa yang dilakukannya. Ia tak akan bertindak untuk kemudian menyesalinya.

Mendengarnya Ayah gemes. Ji Tae pikir ia sudah dewasa hingga sangat yakin begini? Ayah saja di usianya yang 60 tahun sering tak yakin dengan keputusannya. Pemikiran Ji Tae yang tahu segalanya menurutnya kekanakan. Ia memberi saran untuk mencobanya saja. Mereka hidup dan berbagi perasaan sebagai manusia. Mereka menikah agar terus bersama dengan orang yang mereka cintai. Ayah menikah dengan Ibu saja mulanya hanya punya kamar. Ji Tae juga bisa mulai dengan kamarnya dan nanti seperti Ayah, berusaha memulai bisnis, bekerja selama beberapa tahun baru bisa sukses sendiri dan menabung untuk pindah.

Sayangnya Ji Tae tidak menghiraukannya. Ayah tidak tahu apa-apa. Zaman sudah berubah. Padahal kata Ayah mah, emangnya dulu cinta murah dan sekarang mahal? Masuk akal juga kalau Ayah bilang yang menjadikannya demikian hanya pola pikir.

Ngomong-ngomong soal pola pikir ada perkataan Bos Kang yang nyelekit LOL. "Berharap itu bagus, tapi harapan tidak berdasar itu bisa jadi delusi." Bos Kang ngomongin Ji Soo yang ngira Hyuk datang ke daerah rumahnya untuk mencarinya. Padahal Ji Soo nggak pernah ngasih tahu rumahnya. 😂😂😂 Gimana reaksi Ji Soo saat tahu Hyuk menyukainya bersamaan dengan waktu Ji Soo tahu Ji An dan Ibu berbohong pada keluarga kandungnya? Duar dah! Drama ini ibarat ladang jebakan...kebanyakan granatnya yang bisa meledak sewaktu-waktu wkwkwkwkwk. Tapi kata Noona: kurasa waktu akan menyembuhkan segala macam luka. Termasuk luka granat drama hehe. Februari lamaaaaaaaaa...

Dan nyampe juga kita di sini. Ji An menggali informasi masa kecil dari kakaknya Ji Tae yang bisa diandalkan. Ji An datang ke kantor Ji Ho membawakan sandwich yang juga pernah diberikan kakaknya padanya saat ia keterima di universitas. Dari Ji Tae ia tahu, Ji Tae sempat menyadari perubahan pada Ji Soo sekembali Ibu dari rumah keluarganya, sehari sebelum ke Dubai. Iya, Ji Soo. Bukan Ji An. Tapi Ji Tae langsung meralat ucapannya, merasa mungkin ingatannya yang salah. Harusnya kan Ji An yang berubah karena Ji An putri keluarga Haesung. Ji Tae sendiri dulu tak tahu kalau adik kembarnya ada yang meninggal. Jadi ia tentu tak sadar siapa yang berbeda. Orang tua mereka hanya mengatakan kedua adiknya bertambah besar.

Ji An semakin penasaran. Ia pergi ke rumahnya tepat saat Ibu rupanya akan kembali ke rumah. Di sana setelah mencari susah payah, ia akhirnya menemukan foto Ji Soo kecil (yang akan dibakar Ibu) yang sama persis dengan foto putri keluarga Haesung dulu di berita online. Ia juga melihat paspor almarhum Ji Soo yang berbeda dengan foto Ji Soo adiknya sekarang. Ji An sangat kaget. Dadanya terasa sesak bersamaan dengan air mata yang tak tertahankan.

Bersambung ke My Golden Life Episode 13

Di preview episode berikutnya, Ji An cerita ia tahu masalah Ji Soo dengan pakaian yang berbeda dengan episode ini. Entah esoknya, atau malamnya dia kembali. Ji An berkata, apa yang akan mereka lakukan dengan Ji Soo sambil menangis. T.T

Nggak hanya Ji An yang menangis di episode nanti malam, di preview juga diperlihatkan Bos Kang yang mengetahui mengenai KDRT yang diterima Noona setelah menikah. Ia menangis sendirian di tokonya...

Sementara Ji An juga ketakutan karena Nyonya No menghukum orang yang menipunya dan Seo Hyun setuju orang-orang seperti itu tak bisa dimaafkan. Ji An seperti orang linglung dan Do Kyung sadar, Ji An berlaku seolah ia melakukan kesalahan. Bagaimana tidak? Do Kyung hanya membuat kejutan sedikit sedikit, tapi Ji An reaksi Ji An berlebihan.

Beneran...Ji An ini pinter banget. Hanya dengan potongan-potongan perkataan beberapa orang, ia bisa yakin ada yang tidak beres. Ia ingat Ji Soo cerita Ibu punya foto Ji Soo kecil dengan pakaian kotor. Ia ingat Ibu yang menyuruhnya segera minta dikuliahkan di luar negeri. Ia ingat ayahnya yang melarangnya pergi ke keluarga Haesung sampai pingsan mengejarnya. Serta perkataan Ji Tae mengenai perubahan wajah Ji Soo.

Oh ya, soal donor darah yang saya sebut kemarin terlalu klise kayaknya hahahaha. Mengingat saya juga mungkin kebanyakan nonton sinetron dan drama SWnim yang saya tonton nggak ada yang kayak gitu. Di 49 Days, ibu Ji Hyun (Nam Gyu Ri) tahu kalau Yi Kyung (Lee Yeo Won) putrinya yang hilang melalui bukti sepatu yang sama persis dengan punya putrinya dulu. Sementara di My Daughter Seo Young, ibu tahu kalau Sung Jae anak Sekretaris karena tulisan orang yang mengirim Sung Jae dan sekretaris sama. Mereka bisa mengetahui hanya dengan benda-benda seperti ini baru melakukan tes DNA. Jadi bagaimana rahasia Ji An akan terbongkar?

Sedikit cerita soal Ibu. Saya baru tahu Ji An sekeluarga sempat tinggal di rumah seperti basement sebelum membeli rumah Hee Ja. Rumah Hee Ja yang ditawarkan murah ini pun, Ibu khawatir akan digusur. Ia yang akan berusia 60 tahun sungguh tak pernah mengira akan hidup seperti itu. Karenanya, ketika ditawari franchise salah satu usaha Haesung dan Nyonya No yang menyebut Ayah bekerja sebagai buruh harian, ia menerima tawaran bisnis tersebut begitu saja. Jangankan Hee Ja atau suaminya memahami keputusannya ini, ia saja masih tidak bisa memahami. Ia seolah sangat terdesak minimnya kondisi keuangan dan mengkhawatirkan masa depan mereka. Hmmm...kepikiran ada bom besar lagi kalau anak-anaknya tahu soal ini.

Btw saya mau diliatin masa kecilnya Ji Soo sama Ji An. Ji Soo kan pendiam banget tuh sejak pindah dari keluarganya. Gimana akhirnya bisa jadi sedeket sekarang. Terus saya masih mau lihat kencannya Ayah sama Ji An. Sekali aja sebelum rahasia terbongkar. Itung-itung pendekatan sama calon mertua😁

Artikel terkait

Comments