Upcoming Korean Drama Just Between Lovers/Rain or Shine: Character Description and Relationship Chart – Nothing You Can Control

No permission to copy these Little Thing (ndyra.blogspot.com) posts to other site


Sekali lagi, hati-hati dengan ekspektasi. Saya sudah nggak berekspektasi lebih jauh sejak teaser yang memperlihatkan Kang Do (Junho 2PM) memeluk Moon Soo (Won Jin Ah) keluar karena saya bukan tipe yang suka sama romance begitu. Tapi deskripsi karakter ini malah membuyarkan pemikiran saya haha. Tenang...ekpektasi ini masih terkontrol (saya nggak mau kecewa lagi lol). Saya nulis ini sebagai gambaran aja tentang cerita yang akan disampaikan, seenggaknya saya jadi nggak salah kaprah 😁

Diterjemahkan ke bahasa Inggris oleh nuneo_trans, salah satu fanacc Junho 2PM, dan itgirl forumsoompi, berikut 2 deskripsi karakter utama yang coba saya artikan ke Indonesia.

Ha Moon Soo
Pembuat model. Lulus sebagai sarjana arsitektur, bersiap menjadi seorang arsitek.

Hari Moon Soo sudah terencanakan.
Ia bangun subuh dan memulai membukan sauna khusus wanita, Coral Sauna, yang dijalankan oleh ibunya. Sementara ia membantu ibunya dengan rumah sauna, ia duduk di belakang counter tiket, ia membuat model arsitektur berdasarkan permintaan. Di antara (pekerjaannya) itu semua, berdebat dengan ibunya yang minum-minum setiap hari mengambil tempat penting untuk seharian itu.

Keluarga Moon Soo pernah mengalami sebuah titik balik yang tak akan kembali ketika mereka menghadapi kecelakaan saat Moon Soo remaja. Sebagai ganti ayahnya yang pindah dari rumah, Moon Soo tinggal bersama ibunya. Itulah mengapa ia tersenyum lebih sering, bekerja lebih keras, dan merawat ibunya dengan lebih baik dari sebelumnya juga.

Orang-orang melihat bagaimana Moon Soo sekarang dan berkata, 'kau baik-baik saja kini. Aku senang.' Ketika mereka bahkan tidak tahu itu dengan baik tidak mampu melihat luka di dalam yang diderita oleh Moon Soo. Moon Soo sedih dan sakit juga. Bagaimanapun ia kehilangan kesempatan untuk berduka (ia langsung kembali balik menghadapi kenyataan). Namun daripada menunjukkannya, Moon Soo memilih untuk bekerja keras, tekun menjalani kehidupannya. Itulah cara Moon Soo menghadapi kesedihan.

Kenapa dari semua hari, pada waktu itu...di tempat itu...justru kecelakaannya terjadi? Mudah untuk menyalahkan diriku karena aku tak bisa mengerti (keadaannya). Kenapa...dari semua hari...pada waktu itu...di tempat itu...’aku’ yang ada di sana?

Moon Soo mengingatnya kala sore. Ia mengingat angin yang berhembus dan kaca yang bergetar...serta bangunan yang rubuh seketika. Moon Soo memutuskan setelah kecelakaan itu, karena ia masih hidup, ia lebih memilih tak serakah, dan tak bermain dengan perasaan yang sementara saja. Ia harap bisa membiarkan waktu melewatinya seperti ini, tinggal di ‘rumahnya’, menjalani kehidupan yang biasa, tak menunjukkan diri...

Jika aku bertemu (berpacaran dengan) seseorang, aku ingin bertemu orang baik yang memiliki kehidupan yang mulus, tanpa ‘kecelakaan’ atau tragedi.

Joo Won (Lee Ki Woo) yang baik hati ke semua orang yang ia temui, sayang pada Ibu dan tak ragu berkata ia menghormati Ayah yang telah meninggal lebih dulu, sungguh berbeda denganku. Jadi aku menyukainya. Ketika aku bersama Joo Won, aku ingin menjadi orang baik.

Sementara di sisi lain, Kang Doo yang terus menerus melihat diri Moon Soo yang sebenarnya yang Moon Soo tekan sendiri, merupakan hal yang tak nyaman untuk Moon Soo. Namun dengan sering bertengkar dengan Kang Doo yang sangat berbeda dari dirinya, Moon Soo pun mulai menunjukkan perasaannya (yang sering ia sembunyikan). Tak butuh waktu lama untuk menyadari kecanggungan di antara mereka mulai berubah menjadi hal yang menyenangkan. Secara aneh, Moon Su menjadi tak nyaman dengan Kang Do yang telah berubah dari pecundang sial menjadi sahabat dan menjadi seseorang yang tak ingin terlepas.

Oke. Dari sini sih saya nyimpulin kalau kecelakaan yang dimaksud di sini bukan kecelakaan mobil semata yang saya tangkap di awal promosi haha. Mereka kayaknya pakai setting bencana seperti gempa bumi. JTBC pernah bikin drama tentang itu. Saya nggak nyangka mereka mau pakai lagi. Mereka pinter sih bikin CG wkwk. Di Strong Woman Do Bong Soon juga kan?

Dan saya baru tahu kalau Moon So itu suka Joo Won dulu. Nggak langsung suka sama Kang Doo. Sepertinya pelukan di teaser juga berarti pelukan sahabat.

Di gambar hubungan karakter (terjemahan oleh 2pmhouse), diperlihatkan baik Joo Won-Moon Soo dan Moon Soo-Kang Do saling menyukai. Sedangkan karakter Yoo Jin (Kang Hanna) hanya sepihak baik dengan Kang Doo maupun Joo Won. Moon Soo dulu memiliki saudara perempuan yang dimainkan oleh Eun Tak kecil di Goblin (>.< Akhirnya ketemu lagi deeeek!!! Saya suka banget aktingnya meski lagi-lagi cuma cameo). Ia juga punya Ibu dan seorang ahjussi yang saya sangka ayahnya, serta sahabatnya seorang penulis webtoon yang dimainkan Park Hee Bon (ketemu lagi sama anak kecil yang dulu meranin anaknya di Goblin^^). Kalau Kang Doo kini hanya punya seorang adik selisih 2 tahun dengannya yang sakit tapi magang di RS (?) dan seorang pemilik toko yang saya kira neneknya, seorang wanita pemilik klub dan gelandangan miskin anak pemilik penginapan murah tempatnya tinggal. Di sisi Yoo Jin, yang seorang pemimpin tim perusahaan konstruksi (Joo Won tupanya seorang perwakilan perusahaan arsitektur), ada kakak laki-lakinya yang merupakan direktur konstruksi di tempatnya bekerja.

Lee Kang Doo
Jika kau pikir itu tak bisa lebih buruk dari sekarang, cukup bertahanlah.

Hidup Kang Doo selalu seperti ini.

Setelah memperoleh ketenangan dalam ‘sakit’ yang parah, kehidupan Kang Doo bukan untuk hidup itu sendiri. Melainkan untuk bertahan tanpa henti. Setelah kecelakaan yang mendadak, secara ajaib Kang Doo terbangun dari koma 3 bulannya. Dan selama 3 tahun berikutnya, usai ditanamkan pin bensi di kaki kirinya, ia menerima perawatan rehabilitasi di rumah sakit.

Di masa itu, ibunya yang rapuh dan polos, yang tak tahu apapun selain suaminya (yang sudah meninggal), tiba-tiba menjual rumah mereka dan memulai usaha restoran. Sayang, restoran tersebut justru tutup hanya dalam 2 bulan akibat penipuan dan ibu Kang Doo pun jatuh sakit. Ibu dan anak jadi menanggung hutang rumah sakit bersama. Ketika itulah, adik perempuannya, Jae Yong yang lebih muda 2 tahun darinya, menjadi dewasa lebih cepat pula karena ditinggal sendiran, sementara ibunya bercucuran air mata di samping tempat tidur Kang Doo setiap malam

Aku minta maaf, Ibu minta maaf...

Kang Doo yang tak mengerti mengapa ibunya yang mengalami masa sulit dan harusnya menerima pertolongan malah selalu meminta maaf, ingin rasanya berteriak, ‘Berhenti merasa bersalah, kita tidak melakukan kesalahan apapun.’ Melihat ibunya yang remuk membuat Kang Doo memutuskan, apapun yang akan datang nanti, ibu dan adiknya adalah tanggung jawabnya. Jadi ketika ia menyelesaikan rehabilitasinya dan mampu 'berdiri' sendiri, ibunya kollaps seolah menunggunya untuk waktu tersebut. 

Kanker rupanya telah menjlara ke saraf tulang belakangnya. Ibunya yang tertawa cerah dengan wajah bulatnya, terbaring di rumah sakit dengan tubuh yang kurus dan muka yang gelap. 

Aku akan menyelamatkannya...Aku akan menyelamatkan Ibu. Kang Doo berjanji untuk tak membiarkan ibunya mati begitu saja seperti yang ia lakukan pada ayahnya. Namun saat itu Kang Doo baru berusia 18 tahun. Karena kakinya yang tak nyraman, Kang Doo tak bisa melakukan apapun selain menatap ibunya.

Lepaskan aku... Aku ingin pergi ke Ayahmu. Lepaskan aku, Kang Doo...

Kang Doo tak mampu melupakan paras ibunya ketika dengan jelas namun suara parau berbicaya padanya. Begitulah ibu Kang Doo pergi meninggalkannya. Sesudah keadaan mulai tenang, ia sadar bahwa perawatan ibunya dan biaya hidupnya membengkak menjadi hutang yang sangat besar dalam waktu singkat. Kang Doo pun tiba-tiba menjadi penunggak kredit ketika ia berusia 20 tahun, beban yang ia pikul sementara ia seharusnya mengejar impiannya. Kang Doo yang kehilangan orang tua tempatnya bersandar, juga kemampuan akademik, dan bahkan kemampuan melakukan banyak hal, terus bersembunyi di gang belakang. Tak ingin menyebabkan masalah lebih banyak lagi bagi adiknya Jae Young, ia pergi dari motel ke motel, bekerja apapun yang menghasilkan uang.

Ia bertemu Moon Soo seperti ini. Kang Doo tak menerima Moon Soo yang tak seperti dirinya, melawan kesedihannya sementara menjalani kehidupannya. Ia menemukan gaya bicara Moon Soo yang terus terang dan sikapnya yang menolong orang lain meski dirinya sendiri juga dalam kesakitan, membuatnya penasaran. Ia ingin tahu di mana Moon Soo yang berpura-pura normal tapi terlihat berbahaya itu menemukan kekuatannya bertahan seperti sekarang. Bersamaan dengannya yang semakin dekat dengan Moon Soo, Kang Doo mulai berubah. Iingin menjadi pria baik yang benar di depan Moon Soo sekali saja. Tapi semua tak berjalan seperti yang kau inginkan - tidakkah ini terlalu terlambat? Menakutkan.

Kehidupan Kang Doo sekarang sangat berbeda daripada sebelum kecelakaan. Ia lahir sebagai anak satu-satunya bagi keluarganya di rumah yang berharga dan tumubuh dengan menerima banyak cinta mereka tanpa kekurangan apapun. Ia pemain sepak bola yang menjanjikan dan memiliki mimpi yang jelas, juga sebuah keluarga yang mendukungnya meraih mimpi tersebut. Karena itulah ini terasa tak adil. Mengapa ini terjadi padaku? Mengapa hidupku terperas seperti ini?

Jika bukan karena kecelakaan itu, aku mungkin sudah menjadi pria keren seperti Seo Joo Won. Mungkin karena itu aku terlihat menganggu bagi Moon Soo. Aku pikir aku akan jadi gila. Sungguh dunia yang terk**uk.

Woah...kenapa saya keinget Innocent Man ya membaca deskripsi Kang Doo? (apa ini yang bikin PDnim mau bergabung dengan SWnim?) Terlalu meyedihkan. Belum-belum rasanya sudah menyesakkan. Saya masih bingung dengan adiknya, Jae Yong. Di deskripsi ia dikatakan terlahir sebagai anak satu-satunya. Apakah kurang ya terjemahannya? 

Terus saya notice tentang keterlambatan itu. Apanya yang telat??? Menyadari perasaan mereka? Oh please...

Btw akan ada pemain muda yang memerankan Moon Soo dan Kang Doo versi remaja yang dari teasernya sih menjanjikan banget aktingnya😊

Seo Joo Won
Perusahaan arsitektur Seowon.

Sejak ia masih muda, ia pergi ke berbagai tempat di seluruh negeri bersama ayhnya yang seorang arsitek. Ia ingin menjadi seperti ayahnya yang memimpin pekerja lapanngan, jadi ia memilih jurusan teknik arsitektur tapa ragu. Kehidupannya sangat mulus... Ia bertemu Yoo Jin di kampus yang lebih senior di atasnya 1 tahun dan jatuh cinta pertama kali padanya. Begitulah. Ketika gadis paling terkenal di universitas, Yoo Jin, memilihnya, ia sangat senang dan tak tak mengharapkan apapun lagi. Ia yakin tanpa ragu kalau dia akan membuat mimpi dan cintanya menjadi kenyataan.

Sayang, ide romantis masa mudanya berubah jadi abu seketika. Kecelakaan itu menghancurkan ayahnya yang selalu hati-hati berkata, tak ada yang pasti soal keselamatan.

Setelah kecelakaan tersebut, orang-rang di sekitarnya mulai menunjukkan masalah yang ada. Seperti yang selalu mereka lakukan, mereka membutuhkan seseorang untuk menanggung tanggung jawab, seorang kaming hitam untuk disalahkan. Malangnya orang itu adalah ayah Joo Won.

Namun bagaimanapun, Joo Won tak dapat menerimanya. Ia mengecek dan mengecek kembali blueprint ayahnya berulang kali, tetapi tak ada satu kesalahan yang ia temukan. Lalu kenapa?

Mulai hari itu, Jo WOn menjadi 'anak seorang pembunuh.' Ia harus menahan pengucilan dari orang-orang yang tak ia kenal.

Lima tahun berlalu, ia membuka sebuah studio arsitektur atas namanya. Dan dalam lima tahun pula, orang-orang seperti telah melupakan kecelakaan itu. Di bidang ini, kesalahan yang sama terulang dan kecelakaan kecil maupun besar berlanjut. Kepercayaan Joo Won mengenai kecelakaan tempo itu bukanlah kesalahan ayahnya saja, semakin kuat. Dari luar, sebagai permintaan maaf atas kesalahan ayahnya, Joo Won hidup sebagai seorang yang lebih lembut dan lebih baik, seseorang yang bisa dipercaya yang cermat dalam pekerjaannya. Tapi ia tak pernah melupakan orang-orang yang seharusnya bertanggung jawab namun lari dari segala tuduhan dan malah mempermasalahkan ayahnya hingga mati. Orang-orang itu, yang mencari-cari ayahnya sampai membencinya hingga mati. Seperti takdir, ketika ia mengambil alih tugas konstruksi di lokasi kecelakaan, Joo Won mengambil blueprint ayahnya lagi. Ia ingin membuatnya kembali. Ia ingin menyatakan bahwa yang lalu bukanlah kesalahan ayahnya. Dalam proses ini, ia bertemu dengan Moon Soo dan Kang Doo.
Dua orang itu...dari sekian banyak orang...

Jung Yoo Jin
Pimpinan Tim Kerjasama eksternal Konstruksi Chung Yoo

Ia adalah seorang arsitek karismatik yang berpartisipasi dalam berbagai project besar setelah ia lulus. Sekarang, ia adalah kepala dari tim kerjasama eksternal Konstruksi Chung Yoo, yang merekrut project firma arsitektur Joo Won. Namanya selalu berada di peringkat alas daftar wanita 20 tahun yang ingin ditiru gaya hidupnya.

Karena penampilannya yang luar biasa dan keluarganya yang terkenal, ia menjadi topik rumor selama kehidupan kampusnya. Ya...rumor-rumor seperti ia yang diakui beasiswa penunggang kuda...ia yang memberikan halaman berumput untuk pendaftaran...ia yang mendirikan perpustakaan sendiri atas namanya. Itulah kenapa ia selalu waspada. Ia mencoba lebih keras dari yang lain untuk membantah penilaian orang terhadapnya, tapi semua pencapaian yang ia raih selalu tertutupi dengan pembicaraan mengenai tampang dan keluarganya. Yoo Jin membelakangi orang-orang (menjadi acuh) setelah menerima lirikan sekilas dari mereka. Ia telah memutuskan akan mengambil keuntungan dari apa yang ia punya, sebanyak mungkin. Sehingga ia dapat menjadi seseorang yang orang lain bahkan tak berani menggosipkannya. Ia menjadi seseorang yang mampu menggunakan penampilan dan reputasi keluarganya dengan mudah bila memang itu perlu bagi tujuannya. Ketika ia sudah hendak berubah menjadi seseorang yang sangat sombong, ia malah mengenal seorang yang sanggup menstabolkan dirinya. Joo Won, seorang pria kelas bawah di universitas, yang mengenali kemampuan dan kerja kerasnya. Jadi tak ada alasan untuk berbangga (sombong) di sampingnya. Menghadiri universitas yang sama, juga sama-sama mengambil jurusan arsitek, mereka adalah target kecemburuan banyak orang. Tapi kebahagiaan itu tak bertahan lama. Pada kecelakaan yang melibatkan kedua keluarga, hubungan antara dua orang ini tak dapat diperbaiki. Jika saja kecelakaan itu ditangai dengan mulus, mungkin Joo Won akan kembali padanya. Jadi ia memimpin jalannya dan mencoba yang terbaik. Sayang ia tak pern membayangkan itu malah membuat mereka berpisah lebih jauh. Sangat sulit melihat Joo Won jatuh dan tampak sangat menyedihkan. Sehingga ia pun kabur melarikan diri terlebih dahulu. Daripada tinggal dengan Joo Won dan mendukungnya melewati kesulitan, ia memilih mengabaikan lukanyas ebagai usaha melupakan akibat buruk dari kecelakaan tersebut.

Setelah kecelakaan itu, banyak hal berubah. Ibu Joo Won pindah ke rumah Yoo Jin karena ibu Joo Won merawat ayah Yoo Jin. Dari sanalah, mereka menjadi keluarga setelah sebelumnya berpacaran. Namun bagaimanapun ia tak berniat membiarkan Joo Won pergi. Kapanpun ia memiliki kesempatan, ia akan menggoyahkan Joo Won sambil berkata, setidaknya kita berpacaran diam-diam selamanya. Ia sangat lemah dalam urusan cinta. Meski kehidupannya terlihat mewah di luar, ia sebenarnya seorang yang kesepian yang bahkan tak punya seorang temanpun untuk terbuka. Maka tidak aneh jika Yoo Jin, yang harga dirinya sampai sangat rendah jika menyangkut perasaannya pada Joo Won, hanya memiliki Kang Doo yang bisa membuatnya terbuka. Kang Doo yang tak begitu berpendidikan tinggi, tak punya apa-apa untuk dipamerkan, dan melakukan apa yang ia inginkan...

Original published 12/12

>>Selanjutnya: Review Episode 1

Artikel terkait

Comments