Review Korean Drama Wise Prison Life Episode 10

Not allowed to copy and repost these Little Thing's (ndyra.blogspot.com )Posts to other site


Credit: tvN

Wise Prison Life Episode 10

Episode mengundang mewek hahahahahaha. Temanya perpisahan. Di sini Joon Ho balik mengundang tawa.

Ia di awal episode menelepon Ji Ho untuk mengunjungi Jae Hyuk sebelum keluar RS. Saya kira awalnya keluar penjara hahahaha. Saya lupa kalau episode sebelumnya Jae Hyuk masuk untuk operasi usus buntu. Adegan itu sebenarnya lucu meski harusnya sedih, soalnya Jae Hyuk yang baik-baik banget (dengan badan segar bugar) kok ya malah mendadak limbung kesakitan kayak Go baksa.  Kan kaget. Untung sih nggak parah, bisa langsung dioperasi. 

Nah, Jae Hyuk sih ngakunya nggak mau ketemu, tapi setelah Ji Ho beneran dateng (sebelumnya alasan nggak bisa dateng, padahal bohong), ia malah hanya melihatnya dari jauh tanpa menyapa. Yaelah. Joon Ho sampai memukulinya di lift ketika mereka hanya berdua. Joon Ho sengaja meminta dengan halus kedua petugas lain untuk menyiapkan mobil, meninggalkannya sendiri bersama Jae Hyuk. Gemes banget kan?

Di waktu lain ketika Jae Hyuk sudah bisa melempar bola cepat saja yang ingn sekali dihubunginya adalah Ji Ho. Tapi dikasih kesempatan nelpon pakai telpon penjara malah ditutup. Nggak tahu deh itu saat dipinjami Joon Ho ponsel, sempat digunakan atau tidak. Di episode ini diperlihatkan nggak ada percakapan sih, tapi nggak tahu kalau sengaja ditaruh di episode lain 😁 

Ah ya, Jae Hyuk cerita kalau di penjara tuh yang paling normal adalah kapten Yoo Jung Woo. Ia bahkan membantu Jae Hyuk latihan melatih ototnya. Jae Hyuk mah ngaku sendiri dia termasuk yang agak aneh di selnya. LOL. Tapi Jae Hyuk ini beneran deh, tangannya saja ia borgol sendiri tanpa menunggu Joon Ho. Rasanya liat dia tuh terharu...

Beda sama liat Kaist Jung, Dong Cheol ahjussi. Dia yang ditinggal istrinya, Nyonya Han berdua dengan pria lain, teriak-teriak nggak jelas minta dikeluarin dari selnya. Ia mengumpat petugas Paeng dengan pengucapannya yang cadel wkwkwkwkwk. Petugas Paeng mah nggak terlalu terganggu soalnya jadi lucu kedengerannya kata petugas Song. Hihi bener. Dan asal tahu aja, yang bareng istri Kaist Jung itu temen satu sel Jae Hyuk dulu di tahanan lamanya. Prof Myung yang pinter nipu juga? Pokoknya Jae Hyuk sampai bilang, relakan saja dia bersamanya, itu caramu balas dendam karena aku mengenalnya. Karena itu, malamnya Kaist Jung udah bisa senyum-senyum setelah beberapa hari sensitif banget (nggak tahu udah habis berapa gulung tissu) sama ribut-ribut dalam sel. Apalagi kalau kapten Yoo udah berseteru sama Han Yang.

Pernah suatu malam, mereka berdua tugas cuci piring tapi Han Yang mengeluh capek berdiri. Ia sampai merosot, tapi kapten Yoo tetap menyuruhnya membilas. Han Yang mencipratkan air ke wajah kapten Yoo (lah kok romantis?πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚). Ia terus lari ke samping Jae Hyuk hahahahaha. Jae Hyuk menyuruhnya diam berhenti mengolok kapten Yoo yang mengancamnya sudah memenuhi tempat makan dengan air yang niatnya akan ia siramkan pada Han Yang. Han Yang berkata, kalau aku mah tak perlu menunggu penuh. Wkwkwkwk. Gara-gara sering bertengkar, Min Chul ahjussi sampai mengatai mereka sebenarnya mirip lho. Emaaaaaaaaaaang. Sama-sama ganteng bis manisnyaπŸ˜ƒ

Sepeninggal Go baksa mereka juga belum akur. Han Yang yang nggak bilang-bilang make kaos kaki kapten Yoo mengundang kapten Yoo mengoloknya pula. Mengatakan ia pangeran dari keluarga kaya yang harusnya tak membuat masalah. O.ow, bau-bau bromance kalau mereka tahu satu sama lain...

Tentang Go baksa, jadi sebelum Go baksa pergi, Go baksa sudah dipanggil petugas Paeng dulu mengabari kepindahannya ke penjara lain (apa ada hubungan dengan laporan dari bos Go baksa yang diancam kemarin ya?). Ia tak lupa disuguhi minuman botol yang jarang didapatkan di sel. Petugas Paeng berpesan pula kalau ada yang jahat sama dia nanti di penjara itu, tulis saja pesan padanya. Ia keceplosan jangan-jangan, karena langsung diralat maksudnya lewat situs pelayanantahanan.com. Go baksa tersenyum. Baru esoknya ia memberi tahu pada rekan satu selnya kalau ia akan pergi. 

Ia mengatakan saat sarapan hari itu pun ribut karena perseteruan Kaist Jung dan Han Yang. Han Yang padahal bilang kalau ia sudah bertahan untuk tak minum obat-obatan lagi selama 2 bulan ini (sampai ditepuk-tepuk punggungnya sama Jae Hyuk di sebelah saat Han yang berkata, ia sangat lelah mengusahakannya haha. Manis banget beneran!!!). Min Chul ahjussi setuju dan meminta Kaist Jung tak mengatai Han Yang lagi. Di situlah keheningan pecah setelah Go baksa berkata ini adalah terakhir kalinya mereka makan bersama.

Mereka saling pandang satu sama lain. Min Chul ahjussi yang langsung mendekati Go baksa mengucapkan perpisahan, memberikan setumpuk kartu transportasi untuk diberikan pada istri Go baksa agar bisa berbelanja boneka untuk So Ra. Huhuuuuu. Ia sebenarnya ingin membelikan So Ra boneka karena ia tak sempat memberi apa-apa untuk putri Go baksa tersebut. Sayang ia tak bisa memprediksi hari ini adalah hari terakhir mereka. 

Momen Go baksa di episode Wise Prison Life episode 10 ini paling mengharukan. Min Chul ahjussi mengatakan pada Go baksa betapa ia iri dengan teman satu sel yang seumuran dengannya ini. Ia sudah tak punya siapa-siapa, sedangkan Go baksa punya putri dan istri yang cantik. Jika nanti Go baksa lupa, maka ingatlah ia agar bisa bersyukur. 😭😭😭😭😭

Min Chul ahjussi sempat lho mengatakan kalau nanti dapet gangguan di penjara sana, bilang saja iGo baksa mengenal dirinya yang terkenal sebagai anggota geng pembunuh. Eh, udah nggak terkenal lagi ding. Jadi percuma saja kalau bilang. Haha, Go baksa melempar guyonnya.

Btw nggak tahu nih, kenapa petugas Paeng hari itu berantakan banget. Udah 2 hari kayaknya susah tidur. Apa gara-gara kaist Jung yang tiap hari mengganggunya? Atau dia ada di balik pelayanantahanan.com (kaist Jung juga pakai ini untuk melacak keberadaan istrinya bersama pria itu)? LOOOOOOOOOOL Curiga sih dia selalu bilang kalau anak-anak tahanan selalu memintanya ini itu.  

Menuju bus yang akan membawa Go baksa, petugas Paeng sengaja melepas borgol Go baksa. Tapi Go baksa tak menginginkannya. Itu tak benar menurut hukum. Awwww. Ada yang ingat ketika dulu Go baksa sering mengingatkan petugas Paeng untuk tak menggunakan bahasa informal dan malah dibalas umpatan balik ke Go baksa? Mereka malah berakhir sweet begini...😊

Momen mengharukan lain adalah saat Jae Hyuk membuka hadiahnya dari Go baksa. Jurnal latihan Jae Hyuk selama ini. Go baksa sengaja mencatat berapa kali lemparan yang dilakukan Jae Hyuk, apa perkembangannya, berapa lama latihannya dan berapa beban yang hari itu diangkat. Tentu ia tak sendiri melainkan menanyakannya pada Joon Ho yang mengatakan dengan jurus lupa-lupa ingat. Jae Hyuk sampai menahan air matanya membaca pesan Go baksa. Go baksa masih ingin menemani Jae Hyuk sampai akhir, tapi perpisahan mereka ternyata lebih cepat. Go baksa menyemangati Jae Hyuk yang akan jadi pitcher terbaik. Ia yakin itu!

Lanjut. Setelah kepergian Go baksa, mereka ada jadwal berkebun. Sebelumnya Han Yang dan kapten Yoo sempat berdebat soal kaos kaki yang saya ceritakan sebelumnya. Min Chul ahjussi lalu menarik kapten Yoo untuk segera berangkat, sementara Jae Hyuk bertugas menarik Han Yang. Ia berkata, kau belum melihat tanaman sukulenku kan? Ia suka berbaring seperti dirimu. Hahahahahaha. Jae Hyuk-ah bikin ngakak!πŸ˜†

Petugas Paeng masih so sweet di perkebunan. Ia memberi tissu untuk Kapten Yoo yang tertusuk duri kaktus dan berdarah. Jadi di sini penonton diperlihatkan kalau kopral Ju memang sudah siap menerima resiko untuk bersaksi demi kapten Yoo. Sebab sewaktu masih di kamp, kapten Yoo juga tak pernah menghukumnya yang terlambat datang ke kamp. Katen Yoo mempercayainya yang beralasan keluar mengunjungi ibunya yang sakit, bahkan memberi telepon untuk menanyai kabar terbaru ibunya sepeninggalnya kembali ke kamp. Really...this bromance family never ends. Perbuatan baik selalu berbuah baik. Kapanpun berbuahnya, cukup percaya akan itu.

Cerita lain soal ini datang dari Min Chul ahjussi yang selalu sayang pada Joo Young dulu. Kini anak itu yang justru mewujudkan mimpinya memiliki keluarga. Pertama kalinya ia dapat kunjungan, ia menatap ruangan kunjungan itu dengan hangat ya seperti baru melihat pertama kalinya. Ia kaget terharu melihat Joo Young kembali ke penjara setelah bekerja keras jadi tukang las, berkata ingin mendapat uang untuk punya rumah bagi mereka berdua. Ia bahkan sengaja datang ke penjara dengan sekotak ayam dan susu untuk diberikan ke sebagian tahanan atas nama 'ayahnya', Min Chul ahjussi...

Petugas Paeng yang cerita dan ia melihat Min Chul ahjussi meneteskan air mata mendengar ceritanya. Hihi. Min Chul ahjussi bahkan membawa masuk beberapa tanaman dan bunga di lapangan latihan Jae Hyuk. Ada adegan yang memperlihatkan bunga itu terus tumbuh seiring dengan Jae Hyuk yang juga terus berlatih. Bunga mekar...kemampuan Jae Hyuk pun berkembang...

Lucunya di sini Joon Ho yang merasa perlu mengukur kecepatan bola Jae Hyuk kebingungan mencari alat. Ia bertanya di mana ia bisa membelinya, apakah di toko penjara ada? Hahahahaha bbeobja sampai heran mendengarnya. Bagaimana Joon Ho tahu kalau di penjara ada toko seperti itu. Joon Ho lalu mengeluarkan kipas elektriknya yang ia dapat dari sana. LOL. Maklum, settingnya musim panas. Mana Joon Ho nggak tahu kenapa jadi manis banget ke petugas Song sampai ngajak dia dateng ke latihan Jae Hyuk haha. 

Katanya sih Joon Ho nggak bisa dapetin alat pengukur seperti pistol yang digunakan pelatih waktu episode lalu, karena Jae Hyuk sudah sering dicurigai dapet banyak perlakuan khusus, jadi ia tak ingin menambahnya. Tapi ya kan dulu bisa tuh diem-diem, kenapa sekarang nggak? Toh cuma sekali ini doang hehe...

Singkat cerita, Joon Ho meletakkan sebuah papan sasaran di jarak-jarak tertentu sebagai ukuran kecepatan bola lemparan Jae Hyuk. Dan yuhuuuuuuuuuuuu Jae Hyuk bisa menembus papan-sasaran terjauh sekalipun! Bbeobja dan Joon Ho bersorak kegirangan karenanya... Jae Hyuk jadi lompat-lompat kesenangan pula di dalam sel. Tak sabar memberitahunya pada seseorang. Ji Ho. Dan lanjutannya nyambung ke bagian atas.

Ternyata dulu Jae Hee dan ibu tahu Jae Hyuk dan Ji Ho pacaran tuh nggak sengaja. Mereka pas lihat tangan Jae Hyuk menyentuh pipi Ji Ho yang lagi nonton tv di sampingnya. Hahahaha mana ketika ditanya kapan mulai pacaran, Jae Hyuk bicara bohong dengan jelas, mmmm kemarin? Jae Hee sampai keras banget memukul kakaknya (kalau pelan mah nggak kerasa kali ya, Jae Hyuk mah gede orangnya). 

Minggu ini drama ini nggak menayangkan episode barunya untuk memberi waktu penggarapan episode selanjutnya nanti. Cuma ada video di balik layar drama. Sementara episode ini berakhir tanpa preview namun menampilkan sosok yang dulu menusuk bahu Jae Hyuk malah datang ke sel (menggantikan Go baksa) dan mencari Jae Hyuk. No!!!!!

Selanjutnya: Wise Prison Life Episode 11

Artikel terkait

Comments