Review Korean Drama My Golden Life Episode 15 (Part 1)

Welcoming sad Ji An, welcoming another Do Kyung. Still here, we also know love will come soon.

The rating rose again. Around 29%  this time for Saturday. Rose about 2%..

Sebelumnya: My Golden Life Episode 14 Part 1 dan Part 2

Credit: KBS

Do Kyung jelas tak serta merta percaya dengan perkataan Ji An yang berkata bukan Eun Seok. Apa buktinya? Hanya foto Ji Soo yang mirip dengan Eun Seok kecil? Atau tentang Ji An yang punya bekas luka dari kecelakaan setalah ulang tahun pertamanya? Tidak mungkin seorang seperti ibunya yang selalu teliti bisa ceroboh begini. Biar Do Kyung yang cari tahu sendiri.


Jadi itu. Berasa sekali efek perkataan Do Kyung. Kenapa ibunya bisa demikian? Sangat besar akibat kebohongan ini... Lalu kenapa? Ada yang sempat terpikir? Saya nggak dulu, tapi sekarang kayaknya saya tahu: everything is not perfect. Selama ini penonton atau Do Kyung tahunya Nyonya No orang yang perfeksionis, jarang sekali melakukan kesalahan. Namun apa. Nyatanya dia juga punya kelemahan. Kejadian Eun Seok dulu dan sekarang justru berulang. Mungkin SWnim mau memperlihatkan sisi ini, kekurangan Nyonya No yang bisa mengubahnya nanti.  

Yang saya notice juga di perdebatan Ji An dan Do Kyung adalah saat Do Kyung bertanya apa ortunya Ji An sudah gila berani membohongi keluarganya, Ji An menjawab appanya nggak. Ngedenger ini rasanya...nggak bisa terungkap kata-kata haha. Jujur banget! Ji An sangat tahu  appanya rasional sekali, meski ia nggak tahu juga apakah dugaannya soal eomma yang salah ngomong itu benar. Anggap aja Ji An belain kedua orang tuanya.

Dan lagi...kenapa Ji An ngomong ke Do Kyung sekarang sebenernya saya juga nggak tahu kenapa. Padahal dia bilang sudah berniat mengatakannya sendiri nanti setelah acara ultah selesai agar tidak merusak imej perusahaan dan orang tua Do Kyung bisa berkurang marahnya (daripada mereka tahu dari orang lain). Tapi sekarang Ji An mengatakannya langsung pada Do Kyung yang tak bisa menahan amarah padanya. Ia seolah butuh seseorang untuk membantunya dengan beban yang terlalu berat ia pikul sendiri. 😕

Sikap Do Kyung berubah banget sama Ji An. Nggak nganter pulang Ji An tengah malem begitu malah ditinggalin saking keselnya. Ia menurut saya juga gemes saat ibunya memanggil Ji An Eun Seok saat itu (di telepon) sampai ia yang mengambil telepon Ji An dan bicara sendiri. Sigh...

Ji An tak bisa tidur dengan nyaman di kasurnya lagi. Ia selalu tertidur di pinggir dan malam itu ia memeluk boneka kayu keluarganya. Ji An ditemukan Do Kyung juga terlelap sebentar setelah siap-siap berangkat kerja. Ia dibiarkan Do Kyung menghindar dari keluarganya.  

Di kantor, ia mengaku bisa ngerti Ji An. Tapi ia minta Ji An tak berharap banyak darinya. Ini juga masalah besar untuk keluarganya karena Ji An sudah diperkenalkan ke rekan bisnisnya Nyonya No di galeri. Ji An juga tahu dan ia harap Do Kyung kalaupun tidak bisa menahan sampai nanti di hari yang ia persiapkan, ia ingin Do Kyung memberitahunya. Ji An sungguh berharap bisa mengatakan sendiri nanti di hadapan mereka setelah berusaha keras mempersiapkan ultah perusahaan. Harapannya keluarga Haesung akan mempertimbangkan dirinya. Mempertimbangkan bahwa kedua orang tuanya melakukan semua ini untuknya. 

Do Kyung jadi tak habis pikir Ji An mampu membela keluarga yang telah membuatnya seperti ini. Ji An tertekan lho memendam kebohongan sendiri di keluarga itu. Setiap hari tercekam rahasianya terbongkar dan dia dihukum berat. Karakter Ji An memang narik simpat banget di sini.

Ayah di perjalanan berangkat kerja bertemu dengan Hee Ja. Ayah menyempatkan menyuruh Hee Ja lagi untuk menyusul Seok Doo suaminya. Di usianya yang sudah segitu dia bisa jadi anak kecil kata Ayah. Toh Hee Ja juga sendiri tanpa anak. Ayah tahu sulitnya karena itu Ayah menyarankan demikian. Tapi Hee Ja hanya merendah tidak merasa perlu melakukannya. Hee Ja tak mengatakan pula ia mau menemani Ibu ke pembukaan kafenya pagi ini.

Hahahaha lucu banget Ibu sama Hee Ja. Mereka berdua saling iri. Ayah punya hati tapi nggak kompeten kata Ibu. Sementara Seok Doo cuma ngasih uang aja. Adil? ðŸ˜Ž

Saya suka bagian Ji Soo nyeletuk, apa keluarganya akan kaya lagi, setelah ia tahu Ibu bekerja dan Ayah juga mulai bisnisnya. Hhhh dia hanya nggak tahu apa yang belum terjadi.

Beralih ke Bos Kang yang kembali ada di jalan Noona ke kafenya. Kali ini dia tampak membeli rangkaian bunga untuk ultah pernikahan(nya). Berpakaian sangat rapi di depan Noona, Noona malah mengendap-ngendap agar tak terlihat berjalan di belakangnya. Tapi tetep aja disapa LOL. Bos Kang berbasa-basi menanyakan kabar suami dan anak-anak Noona apakah baik-baik saja, yang nggak dapet jawaban jelas selain iya wkwk. 

This is it, guys! We finally check our checklist about this two meet up in the past. Noona heran sama Bos Kang, dulu pemalu banget kalau diliatin temen-temen kampusnya ngobrol dengannya sambil jualan hotteok. Noona diperlihatkan suka dengan tekstur hotteok dari labu buatan Bos Kang. Ah, makanya Noona waktu tahu ada roti labu mau nyobain. Teringat Bos Kang jangan-jangan. Noona mendesah dia hidup seperti ada yang menusuk dadanya karena rasa bersalah pada Bos Kang, tapi Bos Kang ternyata hidup seperti sekarang di depannya. Noona tersenyum. Kebaca nggak alasan Bos Kang pura-pura berdandan necis? Biar hati Noona nggak sakit?^^ Dan siapa maksud Bos Kang, siswa jurusan gizi yang suka labu terlepas dari penampilan biasanya? Yang memberinya inspirasi membuat hotteok labu? You two just so cute... Noona tetep terlihat muda dengan dandanan ala kampusnya (di flashback, cuma bajunya aja sih yang kurang pas menurut saya.

Hal lain yang saya suka di sini adalah waktu salah satu pelanggan mempertanyakan mengenai kebenaran Bos Kang yang selalu memanggang roti setiap hari (bukan menjual yang kemarin).  Padahal Bos Kang terlihat baru saja datang ke toko. Ji Soo menjelaskan dengan ramah dan pelanggan jadi percaya saat memegang rotinya yang memang masih hangat. *grining

AND IF YOU KNOW WHAT DID JI SOO SAY ABOUT HER TREASURE (ketika bukunya ketemu di tempat Noona dia bilang itu harta karun keduanya): 1ST IS HER FAMILY😭😭😭 SO PURE SHE IS... a sweet girl indeed! Dia ngomongnya pake bahasa inggris lagi. Ji Soo-ya, how dare you dek. Haha saya aja yang lebay, Ji Soo pernah dengery lagu keluarga cemara kali: harta yang paling berharga adalah keluarga... Senyum Noona tambah bikin manis scene ini.

Oh ya, sebelumnya Nyonya No bilang nggak punya foto Eun Seok kecil karena disuruh membuangnya oleh Ketua No. Tapi ternyata Tuan Choi punya satu yang masih ia simpan dan hendak ia berikan untuk Ji An saat kencan nanti >.<


Buat saya yang udah nonton sebagian dramanya SWnim, drama ini adalah kejutan. Selain Twenty Again, ini adalah drama SWnim yang menurut saya beda banget dengan dramanya dulu. Sepertinya SWnim memang lagi mengembangkan ide lain. Saya ngutip dari tweeter ada yang bilang kalau drama ini seperti recycling drama lain, kurang istimewa. Dan emang itu sih yang kerasa. Kayak gado-gado drama makjang. Kelihatan dari konflik pemicunya, anak yang tertukar. Trus backgroundnya keluarga chaebol. Notabene nggak kelihatan baru. Konfliknya aja dibikin cepet. Saya sempet mengungkap dugaan dan ternyata kayaknya bakal cepet dari dugaan saya. Untungnya sih khas SWnim tentang pesan yang ia sampaikan selalu ada di dramanya. So far masih bisa ngikutin akhirnya.

Masuk ke trivia (pinjem istilahnya mbak hazuki). Di ig kemarin saya lihat gabungan lead actress dramanya SWnim hihihi. Semuanya pas rambut pendek dan diiket: Kim So Yeon yang pernah main bareng Park Shi Hoo (Prosecutor Princess), Lee Bo Young sebagai Seo Young, Han Hyo Joo di Shining Inheritance, plus sekarang Shin Hye Sun. Cantik-cantik semua😁

Saya lupa  cerita waktu itu tentang Eun Soo (Ji Soo) diliatin pake tas bermerk yang dipromosiin Hyun Jin haha. Saya solanya nggak lihat Carlyn jadi sponsor drama ini. Cute. Poppy bag namanya. Pas warna keluaran terbaru pula. Eun Soo dan Hyun Jin uda tahu kan temenan sampai sekarang sejak RDTK. Hyun Jin udah sering disebut Eun Soo di setiap interviewnya. Sunbae yang mau ia contoh sikapnya ke hoobae di dunia akting. Ia pernah nunjukin buku gift juga dari Hyun Jin. Jadi bayangin kalau Hyun Jin kenal Ji Hyun dan temenan juga, (umurnya kan sama ma Eun Soo), bisa dikasih buku juga tuh Ji Hyun yang seneng baca TT.TT

Artikel terkait

Comments